Jasad korban virus Corona tergeletak di jalanan Kota Guayaquil, Ekuador 3 April 2020. Akibat rumah sakit tidak memiliki tempat tersisa untuk pasien Corona, beberapa warga terpaksa meletakkan jasad kerabat mereka di jalanan. REUTERS/Vicente Gaibor del Pino

Petugas berbaju pelindung membawa mayat dengan troli di luar Rumah Sakit Teodoro Maldonado Carbo di tengah penyebaran virus Corona, di Guayaquil, Ekuador 3 April 2020. Banyak jasad terlantar karena penuhnya rumah jenazah dan terbatasnya akses untuk menguburkannya. REUTERS/Vicente Gaibor del Pino

Petugas berbaju pelindung membawa mayat dengan troli di luar Rumah Sakit Teodoro Maldonado Carbo di tengah penyebaran virus Corona, di Guayaquil, Ekuador 3 April 2020. Selain petugas medis, polisi dan tentara pun dikerahkan untuk mengangkut ratusan jasad yang disimpan di rumah warga dan tergeletak di jalanan. REUTERS/Vicente Gaibor del Pino

Warga membungkus peti mati berisi korban virus Corona di luar Rumah Sakit Teodoro Maldonado Carbo di tengah penyebaran virus Corona, di Guayaquil, Ekuador 3 April 2020. REUTERS/Vicente Gaibor del Pino

Petugas berbaju pelindung membawa mayat dengan troli di luar Rumah Sakit Teodoro Maldonado Carbo di tengah penyebaran virus Corona, di Guayaquil, Ekuador 3 April 2020. REUTERS/Vicente Gaibor del Pino

Petugas berbaju pelindung membawa mayat dengan troli di luar Rumah Sakit Teodoro Maldonado Carbo di tengah penyebaran virus Corona, di Guayaquil, Ekuador 3 April 2020. REUTERS/Vicente Gaibor del Pino