Gabriela Delgado (kiri) dan Eduardo Dominguez mengenakan masker wajah dan dililit kertas toilet saat sesi foto setelah pernikahan mereka ditunda karena penyebaran virus corona (COVID-19), di Ciudad Juarez, Meksiko, Jumat, 10 April 2020. Wabah virus corona menjadi inspirasi tema dalam sesi foto ini. REUTERS/Jose Luis Gonzalez

Gabriela Delgado (kiri) dan Eduardo Dominguez mengenakan masker wajah saat sesi foto setelah pernikahan mereka ditunda karena penyebaran virus corona (COVID-19), di Ciudad Juarez, Meksiko, Jumat, 10 April 2020. Mereka menunda pernikahan mereka hingga 15 Agustus 2020 mendatang. REUTERS/Jose Luis Gonzalez

Gabriela Delgado (kiri) dan Eduardo Dominguez mengenakan masker wajah saat sesi foto setelah pernikahan mereka ditunda karena penyebaran virus corona (COVID-19), di Ciudad Juarez, Meksiko, Jumat, 10 April 2020. Sejumlah negara meminta calon pengantin untuk menunda pernikahan mereka untuk menekan penularan virus corona. REUTERS/Jose Luis Gonzalez

Gabriela Delgado mengenakan sarung tangan saat menunjukkan cincin pertunangannya dalam sesi foto setelah pernikahannya ditunda karena penyebaran virus corona (COVID-19), di Ciudad Juarez, Meksiko, Jumat, 10 April 2020. REUTERS/Jose Luis Gonzalez

Gabriela Delgado membawa papan bertuliskan "Dia mengatakan iya (lagi) dalam sesi foto setelah pernikahannya ditunda karena penyebaran virus corona (COVID-19), di Ciudad Juarez, Meksiko, Jumat, 10 April 2020. Wabah virus corona menjadi inspirasi tema dalam sesi foto ini. REUTERS/Jose Luis Gonzalez

Gabriela Delgado (kiri) dan Eduardo Dominguez mengenakan masker wajah saat sesi foto setelah pernikahan mereka ditunda karena penyebaran virus corona (COVID-19), di Ciudad Juarez, Meksiko, Jumat, 10 April 2020. REUTERS/Jose Luis Gonzalez