Paus Fransiskus membacakan pesan "Urbi et Orbi" ("To the City and the World") saat malam Misa Paskah di tengah pandemik virus corona atau Covid-19 di St. Peter's Basilica, Vatikan, 12 April 2020. Vatikan menggelar malam misa paskah tanpa jemaah guna antisipasi penyebaran virus corona. Vatican Media/Handout via REUTERS

Paus Fransiskus memimpin misa malam paskah di tengah pendemi virus corona atau Covid-19 di St. Peter's Basilica, Vatikan, 12 April 2020. Paus Fransiskus mendorong umat agar "tidak menyerah pada rasa takut" dan berfokus pada "pesan harapan" saat misa malam paskah. Vatican Media/Handout via REUTERS

Paus Fransiskus, saat memimpin malam misa paskah di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 di St. Peter's Basilica, Vatikan, 12 April 2020. Sejumlah upacara penting saat paskah ditiadakan karena virus corona. Andreas Solaro/Pool via REUTERS

Paus Fransiskus membacakan pesan "Urbi et Orbi" ("To the City and the World") saat malam misa paskah di tengah pendemik virus corona di St. Peter's Basilica, 12 April 2020. Vatican Media/Handout via REUTERS

Paus Fransiskus memimpin malam misa paskah di tengah pandemik virus corona atau Covid-19 di St. Peter's Basilica, Vatikan, 12 April 2020. Vatican Media/Handout via REUTERS

Paus Fransiskus membaca pesan "Urbi et Orbi" ("To the City and the World") saat malam misa paskah di tengah pandemik virus corona atau Covid-19 di St. Peter's Basilica, Vatikan, 12 April 2020. Andreas Solaro/Pool via REUTERS