Petugas kesehatan mengambil sampel darah seorang jemaah untuk dilakukan tes diagnostik cepat atau rapid test COVID-19 di kawasan Masjid Besar Nurul Huda, Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat malam, 8 Mei 2020. Rapid test dadakan kepada jemaah masjid usai salat Tarawih berjemaah tersebut digelar untuk mencegah penyebaran COVID-19. ANTARA/Umarul Faruq

Petugas kesehatan melakukan tes diagnostik cepat atau rapid test COVID-19 kepada sejumlah jemaah salat Tarawih di kawasan Masjid Besar Nurul Huda, Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat malam, 8 Mei 2020. Sebelumnya tes ini dilakukan di Masjid Al-Ikhlas kompleks Perumahan Bluru Permai, Sidoarjo pada Rabu malam, 6 Mei 2020, hasilnya 6 jemaah yang baru pulang salat tarawih berjemaah di masjid dinyatakan reaktif Covid-19. ANTARA/Umarul Faruq

Petugas kesehatan melihat hasil pemeriksaan sampel milik seorang jemaah saat rapid test COVID-19 di Masjid Besar Nurul Huda, Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat, 8 Mei 2020. Sesuai aturan dalam PSBB Sidoarjo, kegiatan salat berjemaah di masjid hanya diperbolehkan untuk salat 5 waktu dengan memperhatikan protokol kesehatan. ANTARA/Umarul Faruq

Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan cepat atau rapid test COVID-19 secara acak kepada pedagang dan pembeli di Pasar Larangan setelah salah satu pedagang positif virus corona, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu, 6 Mei 2020. Hingga Jumat, terdapat 152 kasus positif corona, dengan 14 pasien sembuh dan 17 meninggal. ANTARA/Umarul Faruq

Petugas melakukan pemeriksaan cepat COVID-19 (Rapid Test) kepada warga yang terjaring razia pembatasan aktivitas malam hari di Polrestabes Surabaya, Ahad, 3 Mei 2020. Sebanyak 171 orang di wilayah Surabaya, Gresik dan Sidoarjo menjalani rapid test COVID-19 serta pemeriksaan lebih lanjut setelah terjaring razia yang digelar oleh pihak kepolisian tersebut. ANTARA/Didik Suhartono