Arkeolog dari Mexico National Institute of Anthropology and History (INAH) menemukan fosil tulang mammoth yang diperkirakan berusia 10.000 tahun di dekat pembangunan bandara Internasional Meksiko baru di Zumpango, Meksiko, 26 Mei 2020. Arkeolog menemukan dua tengkorak besar mammoth bersama dengan tulang rusuk dan anggota tubuh yang tersebar. REUTERS/Henry Romero

Fosil tulang mammoth ditemukan oleh arkeolog dari Mexico National Institute of Anthropology yang diperkirakan berusia 10.000 tahun di dekat pembangunan bandara Internasional Meksiko baru di Zumpango, Meksiko, 26 Mei 2020. Hingga saat ini, sekitar 70 individu mammoth telah ditemukan sejak akhir tahun lalu di Meksiko. REUTERS/Henry Romero

Arkeolog dari Mexico National Institute of Anthropology menggali fosil mammoth yang diperkirakan berusia 10.000 tahun di dekat pembangunan bandara Internasional Meksiko baru di Zumpango, Meksiko, 26 Mei 2020. Diperkirakan lebih dari 10.000 tahun, bagian dari Meksiko ini pernah dipenuhi oleh mammoth. REUTERS/Henry Romero

Arkeolog dari Mexico National Institute of Anthropology membersihkan fosil mammoth yang diperkirakan berusia 10.000 tahun di dekat pembangunan bandara Internasional Meksiko baru di Zumpango, Meksiko, 26 Mei 2020. Fosil mammoth ini ditemukan sekitar 30 mil (50 km) utara dari pusat kota Mexico City. REUTERS/Henry Romero

Arkeolog dari Mexico National Institute of Anthropology membersihkan fosil mammoth yang diperkirakan berusia 10.000 tahun di dekat pembangunan bandara Internasional Meksiko baru di Zumpango, Meksiko, 26 Mei 2020. Fosil mammoth ini ditemukan sekitar 30 mil (50 km) utara dari pusat kota Mexico City. REUTERS/Henry Romero

Arkeolog dari Mexico National Institute of Anthropology menggali fosil mammoth yang diperkirakan berusia 10.000 tahun di dekat pembangunan bandara Internasional Meksiko baru di Zumpango, Meksiko, 26 Mei 2020. REUTERS/Henry Romero