Para pengunjuk rasa terlihat di dalam kantor polisi Minneapolis setelah pintu masuknya dibakar dalam aksi protes atas tewasnya seorang pria berkulit hitam, George Floyd yang diinjak lehernya oleh polisi berkulit putih di Minneapolis, Minnesota, AS, 29 Mei 2020. REUTERS/Carlos Barria

Para pengunjuk rasa terlihat di dalam kantor polisi Minneapolis setelah membakar pintu masuknya dalam aksi protes atas tewasnya seorang pria berkulit hitam George Floyd yang diinjak lehernya oleh polisi berkulit putih di Minneapolis, Minnesota, AS, 29 Mei 2020. REUTERS/Carlos Barria

Pengunjuk rasa mencoret-coret tembok kantor polisi Minneapolis dengan kata-kata kotor (diblur) setelah membakar pintu masuknya dalam aksi protes atas tewasnya seorang pria berkulit hitam George Floyd yang diinjak lehernya oleh polisi berkulit putih di Minneapolis, Minnesota, AS, 29 Mei 2020. REUTERS/Carlos Barria

Pengunjuk rasa mengacak-acak kantor polisi Minneapolis setelah membakar pintu masuknya dalam aksi protes atas tewasnya seorang pria berkulit hitam George Floyd yang diinjak lehernya oleh polisi berkulit putih di Minneapolis, Minnesota, AS, 29 Mei 2020. REUTERS/Carlos Barria

Para pengunjuk rasa berkumpul di sekitar kantor polisi Minneapolis usai membakar pintu masuknya dalam aksi protes atas tewasnya seorang pria berkulit hitam, George Floyd yang diinjak lehernya oleh polisi berkulit putih di Minneapolis , Minnesota, AS, 29 Mei 2020. REUTERS/Carlos Barria

Para pengunjuk rasa berkumpul di sekitar kantor polisi Minneapolis usai membakar pintu masuknya dalam aksi protes atas tewasnya seorang pria berkulit hitam, George Floyd yang diinjak lehernya oleh polisi berkulit putih di Minneapolis , Minnesota, AS, 29 Mei 2020. REUTERS/Carlos Barria