Seorang wanita memegang plakat ketika ia menghadiri aksi protes dan mengenang tewasnya Adama Traore, seorang pria kulit hitam Prancis berusia 24 tahun yang meninggal dalam operasi polisi 2016, juga pada George Floyd yang meninggal oleh polisi Minneapolis, Amerika Serikat, di depan gedung pengadilan di Paris, Prancis, 2 Juni 2020. REUTERS/Gonzalo Fuentes

Seorang demonstran ikut menggelar aksi protes atas tewasnya seorang pria berkulit hitam, George Floyd oleh petugas kepolisian Minneapolis, Amerika Serikat, di Buenos Aires, Argentina 2 Juni 2020. REUTERS/Agustin Marcarian

Orang-orang menggelar aksi protes atas meningalnya seorang pria berkulit hitam, George Floyd oleh polisi Minneapolis, Amerika Serikat, di Nantes, Prancis, 2 Juni 2020. REUTERS/Stephane Mahe

Para pengunjukrasa berselisih dengan polisi anti huru hara saat menggelar aksi protes atas meninggalnya George Floyd oleh polisi Minneapolis, Amerika Serikat, di Istanbul, Turki, 2 Juni 2020. REUTERS/Umit Bektas

Para pengunjuk rasa mengepalkan tangan saat memprotes atas tewasnya seorang pria berkulit hitam, George Floyd oleh petugas kepolisian Minneapolis, di Den Haag, Belanda, 2 Juni 2020. REUTERS/Piroschka van de Wouw

Demonstran memegang plakat saat menggelar aksi protes atas tewasnya pria berkulit hitam, George Floyd oleh petugas kepolisian Minneapolis di Tel Aviv, Israel, 2 Juni 2020. REUTERS/Nir Elias