Seniman memakai "topi dekonfinement" penuh warna yang terbuat dari kertas mache yang terinspirasi dari pakaian dinasti Song, yang juga berguna sebagai Social Distancing di 59 galeri Rivoli di Paris, Perancis, 3 Juni 2020. REUTERS/Benoit Tessier

Seniman memakai "topi dekonfinement" penuh warna yang terbuat dari kertas mache yang terinspirasi dari pakaian dinasti Song, yang juga berguna sebagai Social Distancing di 59 galeri Rivoli di Paris, Perancis, 3 Juni 2020. REUTERS/Benoit Tessier

Seniman memakai "topi dekonfinement" penuh warna yang terbuat dari kertas mache yang terinspirasi dari pakaian dinasti Song, yang juga berguna sebagai Social Distancing di 59 galeri Rivoli di Paris, Perancis, 3 Juni 2020. REUTERS/Benoit Tessier

Seniman memakai "topi dekonfinement" penuh warna yang terbuat dari kertas mache yang terinspirasi dari pakaian dinasti Song, yang juga berguna sebagai Social Distancing di 59 galeri Rivoli di Paris, Perancis, 3 Juni 2020. REUTERS/Benoit Tessier

Seniman memakai "topi dekonfinement" penuh warna yang terbuat dari kertas mache yang terinspirasi dari pakaian dinasti Song, yang juga berguna sebagai Social Distancing di 59 galeri Rivoli di Paris, Perancis, 3 Juni 2020. REUTERS/Benoit Tessier

Dominique Pouzol, artis dan pembuat topi deconfinement dari kertas mache yang terinspirasi dari pakaian dinasti Song, yang juga berguna sebagai Social Distancing berpose di 59 galeri Rivoli di Paris, Perancis, 3 Juni 2020. REUTERS/Benoit Tessier