Pengunjung berjalan di sepanjang Caminito del Rey (The Little Pathway King) saat dibuka kembali ke publik dimana sebelumnya ditutup sementara guna mencegah penyebaran Virus Corona selama tiga bulan, di Ardales-Alora, dekat Malaga, Spanyol selatan, 12 Juni 2020. REUTERS/Jon Nazca

Pengunjung berjalan di sepanjang Caminito del Rey (The Little Pathway King) saat dibuka kembali ke publik dimana sebelumnya ditutup sementara guna mencegah penyebaran Virus Corona selama tiga bulan, di Ardales-Alora, dekat Malaga, Spanyol selatan, 12 Juni 2020. REUTERS/Jon Nazca

Pengunjung berjalan di sepanjang Caminito del Rey (The Little Pathway King) saat dibuka kembali ke publik dimana sebelumnya ditutup sementara guna mencegah penyebaran Virus Corona selama tiga bulan, di Ardales-Alora, dekat Malaga, Spanyol selatan, 12 Juni 2020. REUTERS/Jon Nazca

Pengunjung berjalan di sepanjang Caminito del Rey (The Little Pathway King) saat dibuka kembali ke publik dimana sebelumnya ditutup sementara guna mencegah penyebaran Virus Corona selama tiga bulan, di Ardales-Alora, dekat Malaga, Spanyol selatan, 12 Juni 2020. REUTERS/Jon Nazca

Pengunjung berjalan di sepanjang Caminito del Rey (The Little Pathway King) saat dibuka kembali ke publik dimana sebelumnya ditutup sementara guna mencegah penyebaran Virus Corona selama tiga bulan, di Ardales-Alora, dekat Malaga, Spanyol selatan, 12 Juni 2020. REUTERS/Jon Nazca

Pengunjung berjalan di sepanjang Caminito del Rey (The Little Pathway King) saat dibuka kembali ke publik dimana sebelumnya ditutup sementara guna mencegah penyebaran Virus Corona selama tiga bulan, di Ardales-Alora, dekat Malaga, Spanyol selatan, 12 Juni 2020. REUTERS/Jon Nazca