Pasukan Kopaska (Komando Pasukan Kayak) TNI AL menggelar puncak Latihan Perang Laut Khusus dengan skenario pembebasan sandera di kawasan Pulau Damar Kepulauan Seribu, Selasa, 30 Juni 2020. Latihan yang diikuti 101 pasukan Kopaska itu bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengamanan laut Indonesia terutama objek vital nasional di kawasan maritim. TEMPO/Muhammad Hidayat

Pasukan Kopaska (Komando Pasukan Kayak) TNI AL menggelar puncak Latihan Perang Laut Khusus dengan skenario pembebasan sandera di kawasan Pulau Damar Kepulauan Seribu, Selasa, 30 Juni 2020. Latihan yang diikuti 101 pasukan Kopaska itu bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengamanan laut Indonesia terutama objek vital nasional di kawasan maritim. TEMPO/Muhammad Hidayat

Pasukan Kopaska (Komando Pasukan Kayak) TNI AL menggelar puncak Latihan Perang Laut Khusus dengan skenario pembebasan sandera di kawasan Pulau Damar Kepulauan Seribu, Selasa, 30 Juni 2020. Latihan yang diikuti 101 pasukan Kopaska itu bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengamanan laut Indonesia terutama objek vital nasional di kawasan maritim. TEMPO/Muhammad Hidayat

Pasukan Kopaska (Komando Pasukan Kayak) TNI AL menggelar puncak Latihan Perang Laut Khusus dengan skenario pembebasan sandera di kawasan Pulau Damar Kepulauan Seribu, Selasa, 30 Juni 2020. Latihan yang diikuti 101 pasukan Kopaska itu bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengamanan laut Indonesia terutama objek vital nasional di kawasan maritim. TEMPO/Muhammad Hidayat

Pasukan Kopaska (Komando Pasukan Kayak) TNI AL menggelar puncak Latihan Perang Laut Khusus dengan skenario pembebasan sandera di kawasan Pulau Damar Kepulauan Seribu, Selasa, 30 Juni 2020. Latihan yang diikuti 101 pasukan Kopaska itu bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengamanan laut Indonesia terutama objek vital nasional di kawasan maritim. TEMPO/Muhammad Hidayat

Pasukan Kopaska (Komando Pasukan Kayak) TNI AL menggelar puncak Latihan Perang Laut Khusus dengan skenario pembebasan sandera di kawasan Pulau Damar Kepulauan Seribu, Selasa, 30 Juni 2020. Latihan yang diikuti 101 pasukan Kopaska itu bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengamanan laut Indonesia terutama objek vital nasional di kawasan maritim. TEMPO/Muhammad Hidayat