Demonstran wanita yang turun ke jalan tanpa mengenakan busana, beraksi di hadapan batalion militer, saat menggelar asksi protes terhadap perkosaan seorang gadis asli Embera Chami oleh tentara, di Bogota, Kolombia 29 Juni 2020. REUTERS/Luisa Gonzalez

Demonstran wanita yang turun ke jalan tanpa mengenakan busana, beraksi di hadapan batalion militer, saat menggelar asksi protes terhadap perkosaan seorang gadis asli Embera Chami oleh tentara, di Bogota, Kolombia 29 Juni 2020. REUTERS/Luisa Gonzalez

Demonstran wanita yang turun ke jalan tanpa mengenakan busana, beraksi di hadapan batalion militer, saat menggelar asksi protes terhadap perkosaan seorang gadis asli Embera Chami oleh tentara, di Bogota, Kolombia 29 Juni 2020. REUTERS/Luisa Gonzalez

Demonstran wanita yang turun ke jalan tanpa mengenakan busana, beraksi di hadapan batalion militer, saat menggelar asksi protes terhadap perkosaan seorang gadis asli Embera Chami oleh tentara, di Bogota, Kolombia 29 Juni 2020. REUTERS/Luisa Gonzalez

Demonstran wanita yang turun ke jalan tanpa mengenakan busana, beraksi di hadapan batalion militer, saat menggelar asksi protes terhadap perkosaan seorang gadis asli Embera Chami oleh tentara, di Bogota, Kolombia 29 Juni 2020. REUTERS/Luisa Gonzalez

Demonstran wanita yang turun ke jalan tanpa mengenakan busana, beraksi di hadapan batalion militer, saat menggelar asksi protes terhadap perkosaan seorang gadis asli Embera Chami oleh tentara, di Bogota, Kolombia 29 Juni 2020. REUTERS/Luisa Gonzalez