Ineos Grenadier, mobil offroad dengan meniru model Land Rover Defender lawas. Kini, Defender telah memiliki model baru dengan tampilan lebih elegan. Ineos sebenarnya bukan produsen mobil yang menghasilkan banyak model. Pendirinya Jim Ratcliffe terinspirasi oleh model Land Rover lawas untuk kembali dihadirkan ke publik. Nama Grenadier berasal dari sebuah pub di London tempat Ratcliffe pertama kali membayangkan kendaraan itu. topgear.com

Secara visual, Ineos Grenadier identik dengan Defender. Ineos memiliki desain utilitarian yang serupa dengan profil berbentuk kotak. Bagian depan, ada bumper hitam yang menonjol, lampu depan bundar besar, dan lampu sekunder dimasukkan ke dalam gril. topgear.com

Seperti Defender aslinya, Grenadier telah merancang untuk menjadi sekokoh mungkin. Misalnya, fender depan cukup kuat untuk diduduki dan ada palang atap dan bantalan beban terintegrasi ke atap yang berarti tidak ada rak atap yang diperlukan untuk mengangkut beban. topgear.com

Pada bagian belakang, Grenadier memasang roda cadangan, lampu belakang melingkar, dan tangga kecil untuk mendapatkan akses ke atap. Basis Ineos adalah penggunaan sasis rangka tangga dan desain suspensi oleh Magna Steyr di Austria. topgear.com

Ineos belum menyelesaikan desain interior off-roader tetapi diperkirakan akan menggunakan banyak bagian BMW. Dapur pacu akan menggunakan mesin BMW 3.0-liter turbocharged yang dikawinkan dengan transmisi 8 kecepatan ZF. Ineos belum mengumumkan secara spesifik untuk mesinnya tetapi telah mengkonfirmasi akan menerapkannya sendiri. topgear.com

Dalam 12 bulan mendatang, Ineos akan bermitra dengan Magna Steyr untuk mengembangkan off-roader dengan rencana untuk mengujinya lebih dari 1,8 juta km. Ineos menargetkan harga awal sekitar US$ 30.000 sekitar Rp 428 juta yang akan meluncur tahun 2021. topgear.com