Seorang pekerja berada di atas reruntuhan bangunan toko oli dan ban yang hancur akibat serangan udara koalisi Saudi di Sanaa, Yaman, 2 Juli 2020. Koalisi Saudi melancarkan serangan udara setelah minggu lalu militan Houthi lencarkan serangan ke Riyadh. REUTERS/Khaled Abdullah

Pekerja memadamkan sisa-sisa api di antara reruntuhan bangunan toko oli dan ban yang hancur akibat serangan udara koalisi Saudi di Sanaa, Yaman, 2 Juli 2020. Militan Houthi melancarkan serangan pertama kali setelah gencaran senjata saat pandemi COVID-19. REUTERS/Khaled Abdullah

Pekerja mencari sisa-sisa oli di antara reruntuhan bangunan toko oli dan ban yang hancur akibat serangan udara koalisi Saudi di Sanaa, Yaman, 2 Juli 2020. REUTERS/Khaled Abdullah

Pekerja menyelamatkan sisa-sisa kaleng oli di antara reruntuhan bangunan toko oli dan ban yang hancur akibat serangan udara koalisi Saudi di Sanaa, Yaman, 2 Juli 2020. REUTERS/Khaled Abdullah

Pekerja memasukan sisa-sisa oli ke dalam tong di antara reruntuhan bangunan toko oli dan ban yang hancur akibat serangan udara koalisi Saudi di Sanaa, Yaman, 2 Juli 2020. REUTERS/Khaled Abdullah

Pekerja mencari sisa-sisa barang di antara reruntuhan bangunan toko oli dan ban yang hancur akibat serangan udara koalisi Saudi di Sanaa, Yaman, 2 Juli 2020. REUTERS/Khaled Abdullah