Roket H-2A yang membawa Hope, sebuah probe tak berawak, lepas landas dari landasan peluncuran di Tanegashima Space Center di pulau barat daya Tanegashima, Jepang, Senin, 20 Juli 2020. Uni Emirat Arab menjadi negara Arab pertama yang melakukan misi penjelajahan planet Mars. Kyodo via REUTER

Roket H-2A yang membawa Hope, sebuah probe tak berawak, lepas landas dari landasan peluncuran di Tanegashima Space Center di pulau barat daya Tanegashima, Jepang, Senin, 20 Juli 2020. Roket ini dikembangkan oleh Mohammed Bin Rashid Space Center (MBRSC). Kyodo via REUTERS

Orang-orang menonton layar lebar yang menampilkan peluncuran Hope Probe dari Pulau Tanegashima di Jepang, di Pusat Antariksa Mohammed bin Rashid di Dubai, Uni Emirat Arab, Senin, 20 Juli 2020. Peluncuran ini awalnya dijadwalkan pada Rabu, 15 Juli 2020 lalu. REUTERS/Ahmed Jadallah

Ekspresi gembira sejumlah pengamat saat menyaksikan keberhasilan peluncuran Hope Probe dari Pulau Tanegashima di Jepang, di Pusat Antariksa Mohammed bin Rashid di Dubai, Uni Emirat Arab, Senin, 20 Juli 2020. Peluncuran ini sempat ditunda pekan lalu karena cuaca buruk. REUTERS/Ahmed Jadallah

Sarah AlAmeeri, Menteri Negara Ilmu Pengetahuan Lanjut Uni Emirat Arab, merayakan bersama Naohiko Abe, Wakil Presiden Senior Industri Berat Mitsubishi (MHI), Kepala Sistem Pertahanan dan Luar Angkasa Terpadu, setelah peluncuran roket H-2A yang sukses membawa probe tak berawak Hope untuk penjelajahan Mars, di Tanegashima Space Center di pulau Tanegashima, Jepang, Senin, 20 Juli 2020. Mitsubishi Heavy Industries via REUTERS

Seorang anggota staf terlihat di ruang kontrol Pusat Luar Angkasa Mohammed bin Rashid menjelang peluncuran misi penjelajahan ke Planet Mars, Hope Probe di Dubai, Uni Emirat Arab, Minggu malam, 19 Juli 2020. REUTERS/Ahmed Jadallah