Tentara Afganistan mengambil posisi di atas sebuah gedung saat baku tembak dengan kelompok militan ISIS, di Jalalabad, Afganistan, 3 Agustus 2020. ISIS dan militer Afganistan terlibat baku tembak di penjara Jalalabad. REUTERS/Parwiz

Tentara Afganistan mengambil posisi di atas sebuah gedung saat baku tembak dengan kelompok militan ISIS, di Jalalabad, Afganistan, 3 Agustus 2020. Gedung yang hampir seluruh kaca jendelanya tampak pecah itu merupakan tempat persembunyian pelaku yang merupakan anggota ISIS. REUTERS/Parwiz

Tentara Afganistan mengambil posisi saat baku tembak dengan kelompok militan ISIS, di dekat penjara Jalalabad, Afganistan, 3 Agustus 2020. Aksi baku tembak itu tak ayal memicu kerusuhan dan pemberontakan di dalam penjara. REUTERS/Parwiz

Tentara Afganistan berjaga di sekitar lokasi baku tembak dengan kelompok militan ISIS, di dekat penjara Jalalabad, Afganistan, 3 Agustus 2020. Hingga berita ini ditulis, tercatat ada 24 orang yang meninggal dalam peristiwa itu. REUTERS/Parwiz

Tentara Afganistan berjaga di sekitar lokasi baku tembak dengan kelompok militan ISIS, di dekat penjara Jalalabad, Afganistan, 3 Agustus 2020. ISIS membawa kurang lebih 30 prajurit ke penjara yang menampung 2.000 tahanan itu. Dari ke-30nya, hanya tiga yang masuk dalam daftar orang meninggal. Sementara itu, sisanya, penduduk sipil serta militer Afganistan. REUTERS/Parwiz

Tentara Afganistan berjaga di sekitar lokasi baku tembak dengan kelompok militan ISIS, di dekat penjara Jalalabad, Afganistan, 3 Agustus 2020. Baku tembak tersebut bermula pada Ahad (2/8), diawali dengan mobil yang diledakkan di depan gerbang penjara. Ledakan itu kemudian disusul serangan prajurut ISIS yang melepas tembakan ke penjaga penjara. REUTERS/Parwiz