Minggu, 20 September 2020

Pawang singa Martin Lacey berpose dengan singa bernama Lion King Tonga saat mempromosikan penjualan kotoran singa yang djual oleh Sirkus Krone di Munich, Jerman, Senin, 10 Agustus 2020. Sirkus menjual kotoran singa peliharaannya karena diklaim bermanfaat untuk mengusir hewan liar di halaman rumah. REUTERS/Michael Dalder

Sebuah toples berisi kotoran singa, yang dijual oleh Sirkus Krone di tengah pandemi di Munich, Jerman, Senin, 10 Agustus 2020. Sirkus ini menjual kotoran singa yang dapat digunakan untuk mengusir hewan liar di rumah pembelinya. REUTERS/Michael Dalder

Pawang singa Martin Lacey berpose dengan singa bernama Lion King Tonga saat mempromosikan penjualan kotoran singa oleh Sirkus Krone di Munich, Jerman, Senin, 10 Agustus 2020. Penjualan barang tak lazim ini bertujuan untuk menutupi kerugian finansial yang diderita sirkus selama krisis Corona. REUTERS/Michael Dalder

Pawang singa Martin Lacey berpose dengan sebuat toples berisi kotoran singa yang dijual oleh Sirkus Krone di Munich, Jerman, Senin, 10 Agustus 2020. Penjualan barang tak lazim ini bertujuan untuk menutupi kerugian finansial yang diderita sirkus selama krisis Corona. REUTERS/Michael Dalder

Toples berisi kotoran singa, yang dijual oleh Sirkus Krone di tengah pandemi virus corona di Munich, Jerman, Senin, 10 Agustus 2020. Sirkus ini menjual kotoran singa yang dapat digunakan untuk mengusir hewan liar di rumah pembelinya. REUTERS/Michael Dalder

Pawang singa Martin Lacey menyisir rambut singa jantan bernama Lion King Tonga di Munich, Jerman, Senin, 10 Agustus 2020. Sirkus Krone, tempat Martin bekerja mengalami kesulitan keuangan sejak wabah virus corona melanda Jerman. REUTERS/Michael Dalder