Minggu, 20 September 2020

Pekerja mewarnai batik khas Bogor, di Galeri Batik Tradisiku, Bogor, Jawa Barat, 11 Agustus 2020. Perajin batik mitra binaan Pertamina ini tetap memproduksi meskipun penjualan batik turun sebagai dampak ekonomi wabah corona yang mencapai 50 hingga 60 persen selama masa pandemi ini. Batik yang menampilkan motif-motif yang berkaitan dengan Bogor seperti motif dan talas, menjangan, bunga raflesia, kujang dan kebun raya. TEMPO/Amston Probel

Pekerja menjemur batik tulis khas Bogor, di Galeri Batik Tradisiku, Bogor, Jawa Barat, 11 Agustus 2020. Perajin batik mitra binaan Pertamina ini tetap memproduksi meskipun penjualan batik turun sebagai dampak ekonomi wabah corona yang mencapai 50 hingga 60 persen selama masa pandemi ini. Batik yang menampilkan motif-motif yang berkaitan dengan Bogor seperti motif dan talas, menjangan, bunga raflesia, kujang dan kebun raya. TEMPO/Amston Probel

Pekerja mewarnai batik khas Bogor, di Galeri Batik Tradisiku, Bogor, Jawa Barat, 11 Agustus 2020. Perajin batik mitra binaan Pertamina ini tetap memproduksi meskipun penjualan batik turun sebagai dampak ekonomi wabah corona yang mencapai 50 hingga 60 persen selama masa pandemi ini. Batik yang menampilkan motif-motif yang berkaitan dengan Bogor seperti motif dan talas, menjangan, bunga raflesia, kujang dan kebun raya. TEMPO/Amston Probel

Pekerja membatik batik tulis khas Bogor, di Galeri Batik Tradisiku, Bogor, Jawa Barat, 11 Agustus 2020. Perajin batik mitra binaan Pertamina ini tetap memproduksi meskipun penjualan batik turun sebagai dampak ekonomi wabah corona yang mencapai 50 hingga 60 persen selama masa pandemi ini. Batik yang menampilkan motif-motif yang berkaitan dengan Bogor seperti motif dan talas, menjangan, bunga raflesia, kujang dan kebun raya. TEMPO/Amston Probel

Pekerja menjemur batik tulis khas Bogor, di Galeri Batik Tradisiku, Bogor, Jawa Barat, 11 Agustus 2020. Perajin batik mitra binaan Pertamina ini tetap memproduksi meskipun penjualan batik turun sebagai dampak ekonomi wabah corona yang mencapai 50 hingga 60 persen selama masa pandemi ini. Batik yang menampilkan motif-motif yang berkaitan dengan Bogor seperti motif dan talas, menjangan, bunga raflesia, kujang dan kebun raya. TEMPO/Amston Probel

Pekerja membatik batik tulis khas Bogor, di Galeri Batik Tradisiku, Bogor, Jawa Barat, 11 Agustus 2020. Perajin batik mitra binaan Pertamina ini tetap memproduksi meskipun penjualan batik turun sebagai dampak ekonomi wabah corona yang mencapai 50 hingga 60 persen selama masa pandemi ini. Batik yang menampilkan motif-motif yang berkaitan dengan Bogor seperti motif dan talas, menjangan, bunga raflesia, kujang dan kebun raya. TEMPO/Amston Probel