Senin, 20 Agustus 2018

Spanduk "Majelis Bisnis Reboan" terpampang di lahan apartement dan hotel hasil investasi milik ustadz Yusuf Mansur di Jalan M. Toha di kawasan Tangerang, Banten (19/7). Bisnis investasi ini menjadi kontroversi setelah diketahui belum memiliki izin usaha. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

Bangunan apartemen Haji dan Umroh berlantai 12 di Jalan M. Toha kawasan Tangerang (19/7). Yusuf Mansur diketahui telah membeli bangunan Apartemen dan Hotel ini beberapa saat yang lalu. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

Tampak depan bangunan apartemen dan hotel hasil investasi milik ustadz Yusuf Mansur di Jalan M. Toha di kawasan Tangerang (19/7). Rencananya bangunan ini akan digunakan sebagai tempat penampungan jamaah haji dan umroh. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

Seorang petugas keamanan keluar dari kantor investasi milik ustadz Yusuf Mansur di Jalan M. Toha di kawasan Tangerang (19/7). Yusuf Mansur pernah mengajak masyarakat untuk ikut berinvestasi dalam bisnis 'Patungan Usaha' dan 'Patungan Aset' sebelum akhirnya dihentikan. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

Tanda tutup terpasang di pintu Kantor Hotel dan Apartemen Haji dan Umroh milik ustadz Yusuf Mansur di Jalan M. Toha di kawasan Tangerang (19/7). Yusuf Mansur menutup sementara bisnis investasi 'Patungan Usaha' dan 'Patungan Aset' karena belum adanya legalitas usaha tersebut. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat