Seorang anggota awak kapal Gulf Livestock 1 dari Filipina, berhasil diselamatkan oleh petugas pantai Jepang, usai kapal tersebut tenggelam akibat dihantam Topan Maysak di Laut Cina Timur, di sebelah barat pulau Amami Oshima di barat daya Jepang, 2 September 2020. Kapal cargo Gulf Livestock 1 tersebut diketahui mengangkut sejumlah hewan ternak dan 40 awak kapal. Japan Coast Guard/Handout via REUTERS

Seorang anggota awak kapal Gulf Livestock 1 dari Filipina, berhasil diselamatkan oleh petugas pantai Jepang, usai kapal tersebut tenggelam akibat dihantam Topan Maysak di Laut Cina Timur, di sebelah barat pulau Amami Oshima di barat daya Jepang, 2 September 2020. Penjaga pantai Jepang terus mencari 40 awak kapal yang hilang setelah sebuah kapal yang membawa ternak dari Selandia Baru ke Tiongkok terbalik. Japan Coast Guard/Handout via REUTERS

Seorang awak kapal Filipina dari kapal ternak yang hilang, Gulf Livestock 1, terlihat setelah diselamatkan oleh Penjaga Pantai Jepang di lepas pantai Jepang, 2 September 2020. Dari 40 awak kapal yang hilang, baru satu orang awak kapal yang ditemukan. Japan Coast Guard/Handout via REUTERS

Seorang awak kapal Filipina dari kapal ternak yang hilang, Gulf Livestock 1, terlihat setelah diselamatkan oleh Penjaga Pantai Jepang di lepas pantai Jepang, 2 September 2020. Tiga kapal, empat pesawat dan dua penyelam ikut serta dalam pencarian 40 awak kapal tersebut. Japan Coast Guard/Handout via REUTERS

Bangkai hewan ternak mengapung di area tempat Gulf Livestock 1, sebuah kapal kargo pengangkut ternak dan puluhan awak kapal yang hilang usai diterjang topan Maysak, di Laut China Timur, di sebelah barat pulau Amami Oshima di barat daya Jepang, 3 September 2020. Perusahaan Gulf Navigation yang berbasis di UEA mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa Gulf Livestock 1 berbendera Panama adalah kapal mereka. Japan Coast Guard/Handout via REUTERS

Seorang awak kapal Filipina dari kapal ternak yang hilang, Gulf Livestock 1, terlihat setelah diselamatkan oleh Penjaga Pantai Jepang di lepas pantai Jepang, 2 September 2020. Japan Coast Guard/Handout via REUTERS