Sebuah pesawat A-29 Super Tucano, terlihat ditampilkan saat upacara serah terima pesawat A-29 Super Tucano dari AS ke pasukan Afghanistan, di Kabul, Afghanistan, 17 September 2020. REUTERS/Omar Sobhani

Seorang pilot Afghanistan berdiri di dekat pesawat A-29 Super Tucano yang ditampilkan saat upacara serah terima pesawat A-29 Super Tucano dari AS ke pasukan Afghanistan, di Kabul, Afghanistan, 17 September 2020. A-29 Super Tucano merupakan pesawat hasil kerja sama Sierra Nevada Corp. (SNC) dari AS dengan Embraer dari Brasil menggunakan basis EMB-314 Super Tucano. REUTERS/Omar Sobhani

Sebuah pesawat A-29 Super Tucano yang ditampilkan saat upacara serah terima pesawat A-29 Super Tucano dari AS ke pasukan Afghanistan, di Kabul, Afghanistan, 17 September 2020. Pesawat serang ringan bermesin turboprop ini akan menggantikan peran pesawat tempur/serang bermesin jet. REUTERS/Omar Sobhani

Sebuah pesawat A-29 Super Tucano yang ditampilkan saat upacara serah terima pesawat A-29 Super Tucano dari AS ke pasukan Afghanistan, di Kabul, Afghanistan, 17 September 2020. Dengan kecepatan terbang yang rendah, A-29 sangat cocok digunakan sebagai pesawat serang darat, dukungan dari udara untuk pasukan darat, dan pemantau gerakan musuh. REUTERS/Omar Sobhani

Sebuah pesawat A-29 Super Tucano yang ditampilkan saat upacara serah terima pesawat A-29 Super Tucano dari AS ke pasukan Afghanistan, di Kabul, Afghanistan, 17 September 2020. Sebagai alat penggebuk, selain senapan mesin kaliber 12,7 mm, A-29 Super Tucano juga dibekali beragam bom termasuk jenis bom pintar, tabung roket kaliber 70 mm, rudal udara ke udara AIM-9L Sidewinder, serta rudal udara ke darat AGM-65 Maverick. REUTERS/Omar Sobhani