Petugas penggali makam jenazah COVID-19 menyiram tanah sebelum menggali tanah di komplek pemakaman Pondok Ranggon, Jakarta Timur, 11 September 2020. Pada masa pandemi ini, segala daya upaya dilakukan pemerintah untuk meredam penyebaran COVID-19. Tak hanya memperhatikan sektor ekonomi saja, pemerintah juga telah memberikan yang terbaik untuk garda terdepan penanganan virus corona. Selain tenaga medis, sejumlah 'pahlawan' lain juga patut diberikan apresiasi tinggi. Salah satunya petugas pemakaman jenazah COVID-19. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA

Petugas penggali makam jenazah COVID-19 menggali lubang di komplek pemakaman Pondok Ranggon, Jakarta Timur, 11 September 2020. Mereka sehari-hari bertugas menyiapkan lubang makam bagi korban COVID-19 dengan protokol kesehatan yang ketat. Dalam sehari mereka bisa menggali puluhan lubang, tergantung dari jumlah kematian hari itu. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA

Petugas penggali makam jenazah COVID-19 menggali lubang di komplek pemakaman Pondok Ranggon, di Jakarta, 11 September 2020. Sedikitnya, dalam perharinya, petugas penggali kuburan menyiapkan lubang paling dikit 20 lubang, tapi juga pernah sampai 40 lubang gara-gara yang meninggal banyak. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA

Petugas penggali makam jenazah COVID-19 menurunkan peti ke dalam liang lahat di komplek pemakaman Pondok Ranggon, Jakarta, 11 September 2020. Petugas penggali kubur untuk jenazah COVID-19, telah dibekali dengan baju hazmat, sanitizer, sarung tangan dan plastik steril. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA

Petugas penggali makam menunggu kerabat jenazah korban COVID-19 mengumandangkan adzan di komplek pemakaman Pondok Ranggon, Jakarta, 11 September 2020. Pemerintah juga memberikan perhatian khusus bagi mereka. Dengan besarnya resiko pekerjaan tersebut, pemerintah telah menyiapkan dana insentif sebesar Rp1 juta per orang, dimana dana tersebut dibayarkan per bulannya. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA

Petugas penggali makam jenazah COVID-19 menyantap makanan di komplek pemakaman Pondok Ranggon, Jakarta Timur, 11 September 2020. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA