Tersangka kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra dikawal pihak kejaksaan saat tiba di Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Jakarta, Senin, 28 September 2020. Djoko Tjandra Bersama Brigjen Prasetijo Utomo dan Anita Kolopaking beserta barang bukti diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Timur. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Tersangka kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra (tengah) tiba di Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Jakarta, Senin, 28 September 2020. Penyerahan ini dilakukan setelah jaksa menyertakan berkas kasus dugaan pemalsuan surat jalan Djoko Tjandra telah dinyatakan lengkap atau P21. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Tersangka kasus pemalsuan surat jalan Djoko Tjandra yakni Anita Kolopaking saat tiba di Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Jakarta, Senin, 28 September 2020. Tiga orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus surat jalan palsu, yakni PU (Brigjen Prasetijo Utomo), A (Anita Kolopaking), dan JST (Joko Soegiarto Tjandra) alias Djoko Tjandra. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Tersangka kasus pemalsuan surat jalan Djoko Tjandra yakni Anita Kolopaking saat tiba di Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Jakarta, Senin, 28 September 2020. Kasus ini sempat menghebohkan karena Djoko merupakan buronan selama 11 tahun. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Kuasa Hukum Djoko Tjandra, Krisna Murti (kiri) tiba di Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Jakarta, Senin, 28 September 2020. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

Anggota Bareskrim Polri membawa barang bukti kasus pemalsuan surat jalan Djoko Tjandra di Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Jakarta, Senin, 28 September 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W