Emir Kuwait yang baru, Sheik Nawaf al-Ahmad al-Sabah saat ikuti pengambilan sumpah jabatan di parlemen, di kota Kuwait, Kuwait, 30 September 2020. Putra mahkota Kuwait, Sheikh Nawaf al-Ahmad al-Sabah resmi diangkat menjadi emir Kuwait setelah saudara tirinya, Sheikh Sabah al-Ahmad al-Sabah menghembuskan nafas terakhirnya pada Selasa kemarin. Kuwait News Agency/Handout via REUTERS

Emir Kuwait yang baru, Sheik Nawaf al-Ahmad al-Sabah saat ikuti pengambilan sumpah jabatan di parlemen, di kota Kuwait, Kuwait, 30 September 2020. Sheikh Nawaf adalah putra keenam dari emir ke 10 dari Dinasti Al-Sabah, Sheikh Ahmad al-Jaber al-Sabah. Ia lahir pada 25 Juni 1937 dan dibesarkan di Istana Dasman. Kuwait News Agency/Handout via REUTERS

Emir Kuwait yang baru, Sheik Nawaf al-Ahmad al-Sabah saat ikuti pengambilan sumpah jabatan di parlemen, di kota Kuwait, Kuwait, 30 September 2020. Sheikh Nawaf menduduki jabatan pemerintahan pertamanya pada 21 Februari 1961 sebagai gubernur di Governorat Hawalli. Pada 19 Maret 1978 ia diangkat menjadi Menteri pertahanan, dan pada 26 Januari 1988 menjadi Menteri Pertahanan. Kuwait News Agency/Handout via REUTERS

Emir Kuwait yang baru, Sheik Nawaf al-Ahmad al-Sabah saat ikuti pengambilan sumpah jabatan di parlemen, di kota Kuwait, Kuwait, 30 September 2020. Setelah invasi Irak tahun 1990, Sheikh Nawaf menjabat sebagai Menteri Perburuhan dan Sosial. Antara tahun 1994 dan 2003, ia diangkat sebagai wakil kepala Pengawal Nasional. Kuwait News Agency/Handout via REUTERS

Emir Kuwait yang baru, Sheik Nawaf al-Ahmad al-Sabah saat ikuti pengambilan sumpah jabatan di parlemen, di kota Kuwait, Kuwait, 30 September 2020. Sheikh Nawaf berkontribusi dalam mendukung dan membangun integrasi keamanan di Dewan Kerjasama Teluk dan negara-negara Arab. Ia juga memberi ruang bagi kaum muda Kuwait untuk bergabung ke Kementerian Dalam Negeri. REUTERS/Stephanie McGehee

Emir Kuwait yang baru, Sheikh Nawaf al-Ahmad al-Sabah menghadiri sholat jenazah di jenazah Emir Sheikh Sabah al-Ahmad al-Sabah di Kuwait City, Kuwait, 30 September 2020. Kuwait TV/Handout via REUTERS