Pasangan transgender Hongaria, Elvira Angyal dan Tamara Csillag, berpose setelah pernikahan mereka di Polgardi, Hongaria, 6 November 2020. Dalam rezim Perdana Menteri Honggaria Viktor Orban yang dianggap homofobik, kaum gay dilarang menikah sementara kaum transgender ditolak pengakuan hukumnya. REUTERS/Bernadett Szabo

Elvira Angyal dan Tamara Csillag, mengikat jandi di hari pernikahan mereka di balai kota di Polgardi, Hongaria, Jumat, 6 November 2020. PM Hongaria Viktor Orban melarang warga gay menikah sementara kaum transpuan dan transpria ditolak pengakuan hukumnya. REUTERS/Bernadett Szabo

Elvira Angyal dan Tamara Csillag, pulang setelah pernikahan mereka di Polgardi, Hongaria, 6 November 2020. Ironisnya pelarangan itu memungkinkan Agyal menikah dengan Csillag karena perbedaan gender mereka secara hukum. REUTERS/Bernadett Szabo

Elvira Angyal, seorang transpuan berusia 53 tahun, mempersiapkan pernikahannya di rumahnya di Polgardi, Hongaria, 6 November 2020. Agyal telah menyelesaikan transisi hukumnya menjadi seorang perempuan sehingga dapat menikahi Csillag, yang dokumen perubahannya gendernya tidak disetujui tetapi masih hidup sebagai perempuan. REUTERS/Bernadett Szabo

Tamara Csillag, seorang wanita transgender berusia 57 tahun, mempersiapkan pernikahannya di rumah di Polgardi, Hongaria, 6 November 2020. REUTERS/Bernadett Szabo

Pasangan transgender Hongaria, Elvira Angyal dan Tamara Csillag, bersiap menjelang pernikahan mereka di rumah di Polgardi, Hongaria, 6 November 2020. REUTERS/Bernadett Szabo