Palang pintu wisata alam Bukit Klangon tutup di Desa Glagaharjo, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta, 8 November 2020. Sejumlah destinasi wisata di lereng Gunung Merapi di Kabupaten Sleman seperti Bukit Klangon, Kaliadem, Petilasan Mbah Maridjan dan Bukit Turgo ditutup seiring meningkatnya status Gunung Merapi dari Waspada (level II) menjadi Siaga (level III). ANTARA/Hendra Nurdiyansyah

Seorang warga berjalan dekat portal penutup jalan menuju lokasi penambangan pasir di kawasan lereng Gunung Merapi Desa Keningar, Dukun, Magelang, Jawa Tengah, Ahad, 8 November 2020. BPPTKG (Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi) merekomendasikan untuk menutup semua aktivitas penambangan pasir di kawasan Rawan Bencana (KRB) III menyusul dinaikkannya status Gunung Merapi dari waspada level II menjadi siaga level III. ANTARA/Anis Efizudin

Sejumlah relawan membantu warga untuk mengungsi ke tempat pengungsian di kawasan lereng Gunung Merapi Desa Keningar, Dukun, Magelang, Jawa Tengah, 8 November 2020. Menyusul naiknya status Gunung Merapi dari waspada level II menjadi siaga level III, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang mengungsikan warga lanjut usia, anak-anak, ibu hamil dan penyandang disabilitas yang tinggal kawasan rawan bencana. ANTARA/Anis Efizudin

Sejumlah wisatawan menggunakan jasa Jeep Lava Tour Merapi di kawasan Kalikuning, Cangkringan, Sleman, D.I Yogyakarta, Sabtu, 7 November 2020. Hingga Sabtu (7/11), Jeep Lava Tour Merapi tetap beroperasi dengan rute di luar zona lima km dari puncak Gunung Merapi menyusul naiknya status Gunung Merapi dari Waspada (level II) menjadi Siaga (level III). ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

Warga mengungsi secara mandiri di Kalitengah Lor, Cangkringan, Sleman, D.I Yogyakarta, Sabtu, 7 November 2020. Hingga Sabtu (7/11), tercatat sekitar 133 warga Kalitengah Lor, Sleman mengungsi secara mandiri ke barak pengungsian di Balai Desa Glagaharjo, Sleman menyusul naiknya status Gunung Merapi dari Waspada (level II) menjadi Siaga level (III) . ANTARA/Andreas Fitri Atmoko