Sejumlah royalis atau pendukung setia bersujud saat Raja Thailand Maha Vajiralongkorn dan Ratu Suthida melintas seusai mengikuti peringatan haul Raja Chulalongkorn, di The Grand Palace di Bangkok, Thailand, 23 Oktober 2020. Di Thailand, Raja memiliki kekuasaan besar sebagai simbol politik dan kepala negara yang dihormati warganya. REUTERS/Athit Perawongmetha

Royalis memegang foto keluarga kerajaan saat mereka menunggu kedatangan Raja Thailand Maha Vajiralongkorn dan Ratu Suthida untuk meresmikan stasiun kereta bawah tanah baru di pinggiran Bangkok, Thailand, 14 November 2020. Pendukung setia Raja menjadi penentang utama gerakan reformasi monarki yang digaungkan kalangan mahasiswa selama berbulan-bulan. REUTERS/Jorge Silva

Sejumlah royalis atau pendukung setia bersujud saat Raja Thailand Maha Vajiralongkorn dan Ratu Suthida melintas seusai mengikuti peringatan haul Raja Chulalongkorn, di The Grand Palace di Bangkok, Thailand, 23 Oktober 2020. Sejak lahir, seluruh warga Thailand telah diajarkan untuk mencintai dan menghormati Rajanya. REUTERS/Athit Perawongmetha

Raja Thailand Maha Vajiralongkorn dan Ratu Suthida menyambut para royalis di bandara di provinsi Udon Thani, Thailand, 10 November 2020. Sejak berdirinya Kerajaan Thailand pada abad ke-14, sosok Raja telah dikultuskan oleh rakyatnya. REUTERS/Handout Kerajaan

Sejumlah pejabat duduk di lantai gerbong saat Raja Thailand Maha Vajiralongkorn dan Ratu Suthida naik MRT saat peresmian stasiun kereta bawah tanah baru di Bangkok, Thailand, 14 November 2020. Sebagai penghormatan, posisi Raja harus lebih tinggi dari pejabat dan rakyat lainnya, bahkan para penonton dihimbau untuk memberi penghormatan kepada Raja sebelum menyaksikan film di bioskop. Biro Rumah Tangga Kerajaan/REUTERS

Selir Sineenat Wongvajirapakdi memberi hormat kepada Raja Thailand Maha Vajiralongkorn dan Ratu Suthida dalam prosesi kerajaan pada Agustus 2020. Sosok Vajiralongkorn yang penuh kontroversia juga menjadi alasan generasi muda mendesak reformasi. Youtube/ProgressTH 789