Penampakan dua mayat yang tertimbun material letusan gunung berapi di Pompeii, Italia, 18 November 2020. Kementerian Kebudayaan Italia mengatakan tim arkeolog kembali menemukan sisa-sisa jasad dari dua orang penduduk yang terkubur hingga tewas oleh letusan gunung berapi yang menghancurkan kota Romawi kuno Pompeii pada 79 masehi. Luigi Spina/Handout via REUTERS

Penampakan dua mayat yang tertimbun material letusan gunung berapi di Pompeii, Italia, 18 November 2020. Keduanya mayat itu diperkirakan sebagai seorang budak dan tuannya. Luigi Spina/Handout via REUTERS

Detail mayat yang tertimbun material letusan gunung berapi di Pompeii, Italia, 18 November 2020. Satu jasad diperkirakan sebagai seorang pria berusia antara 30 dan 40 tahun dengan derajat sosial tinggi. Ia masih memiliki bekas jubah wol di bawah lehernya. Luigi Spina/Handout via REUTERS

Detail mayat yang tertimbun material letusan gunung berapi di Pompeii, Italia, 18 November 2020. Adapun orang kedua diprediksi berusia 18 hingga 23 tahun. Ia mengenakan tunik dan sejumlah tulang belakangnya hancur, yang menandakan bahwa ia adalah seorang budak yang melakukan pekerjaan berat. Luigi Spina/Handout via REUTERS

Kondisi dua mayat yang tertimbun material letusan gunung berapi di Pompeii, Italia, 18 November 2020. Sisa-sisa jasad ini ditemukan di Civita Giuliana, 700 meter barat laut dari pusat kota Pompeii kuno, di ruang bawah tanah di area besar yang sedang digali. Luigi Spina/Handout via REUTERS

Kondisi dua mayat yang tertimbun material letusan gunung berapi di Pompeii, Italia, 18 November 2020. Gigi dan tulang laki-laki ini diawetkan, dan lubang yang ditinggalkan oleh jaringan lunak mereka diisi dengan plester dan dibiarkan mengeras untuk kemudian digali guna menunjukkan bentuk tubuh mereka. Luigi Spina/Handout via REUTERS