Masjid Qolsharif yang dibangun pada abad ke-16 ini merupakan simbol perjalanan Muslim Tatar di Rusia. Masjid dengan enam menara tersebut sempat dinobatkan sebagai salah satu masjid paling spektakuler di dunia oleh Huffington Post. Masjid dengan menara terbanyak di Rusia ini dirancang bergaya Renaisans dan Ottoman, dengan desain kubah yang terinspirasi dari bentuk mahkota para Khan Kazan. Shutterstock

Masjid Akhmad Kadyrov ini dijuluki The Heart of Chechnya Mosque. Masjid dengan menara tertinggi di Rusia ini dapat menampung hingga 10 ribu jemaah. Bagian dalam masjid ini diperindah dengan delapan lampu gantung kristal Swarovski. Shutterstock

Masjid Prophet Mohammed yang terletak di Kota Shali, Republik Chechnya, Rusia diklaim sebagai masjid terbesar di Eropa. Masjid berwarna putih ini mampu menampung 70 ribu orang. Warna bangunan masjid ini dapat berganti warna saat azan berkumandang. Shutterstock

Masjid Lala Tulpan memiliki bentuk unik yang sepintas terlihat menyerupai dua kuncup bunga tulip. Desain masjid yang dapat menampung 1.000 orang ini terinspirasi dari filosofi kuno dari bangsa Turk yang menyebutkan bahwa kebahagiaan terletak di dalam kuncup tulip yang belum mekar. Masjid ini juga dilengkapi dengan ruang kelas dan kamar asrama. Shutterstock

Masjid Nurd (Nord) Kamal merupakan masjid terbesar di Kota Norilsk, Rusia. Selain itu, masjid yang didominasi dengan warna hijau tosca dan emas ini juga tercatat dalam Guinness Book of Records sebagai masjid paling utara di dunia. Masjid ini dirancang menyesuaikan kondisi cuaca dan iklim ekstrem di wilayah paling utara bumi tersebut. Shutterstock

Masjid Saint-Petersburg dibangun pada 1910 hingga 1920. Pada era Soviet tahun 1940 silam, seluruh tempat ibadah, termasuk masjid berwarna biru ini dialihfungsikan sebagai gudang. Pada 1956, masjid ini kembali difungsikan sebagai tempat ibada setelah presiden pertama Indonesia, Soekarno berkunjung ke Rusia dan meminta untuk mengembalikan fungsi rumah ibadah tersebut. Shutterstock