Seorang arkeolog Thailand menemukan kerangka paus diperkirakan berusia antara 3.000 hingga 5.000 tahun di Samut Sakhon, Thailand, 4 Desember 2020. Rangka sepanjang 12 meter ini diperkirakan jenis Paus Bryde. REUTERS/Soe Zeya Tun

Seorang arkeolog Thailand menemukan kerangka paus, diperkirakan berusia antara 3.000 hingga 5.000 tahun di Samut Sakhon, Thailand, 4 Desember 2020. Lebih dari 80 persen tulang paus telah ditemukan, termasuk tulang punggung, tulang rusuk, sirip, dan satu tulang bahu.REUTERS/Soe Zeya Tun

Seorang arkeolog Thailand menyusun kembali kerangka paus yang diperkirakan berusia antara 3.000 hingga 5.000 tahun di laboratorium di Pathum Thani, Thailand, 4 Desember 2020. Tulang-belulang yang telah menjadi fosil ini ditemukan beberapa kilometer dari garis pantai Samut Sakhon. REUTERS/Soe Zeya Tun

Arkeolog Thailand membersihkan kerangka paus yang diperkirakan berusia antara 3.000 hingga 5.000 tahun di laboratorium di Pathum Thani, Thailand 4 Desember 2020. REUTERS/Soe Zeya Tun

Seorang wanita menunjukkan gambar kerangka ikan paus yang diperkirakan berusia antara 3.000 hingga 5.000 tahun yang ditemukan arkeolog Thailand di Samut Sakhon, Thailand 4 Desember 2020. REUTERS/Soe Zeya Tun

Seorang arkeolog Thailand berdiri di samping kerangka ikan paus yang diperkirakan berusia antara 3.000 hingga 5.000 tahun di laboratorium, di Pathum Thani, Thailand 4 Desember 2020. REUTERS/Soe Zeya Tun