Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) melakukan aksi di depan Kedutaan Besar Republik Rakyat Cina, Jakarta, Kamis, 17 Desember 2020. Aksi tersebut bertujuan mendorong pemerintah China segera melakukan penanganan serius terhadap dugaan kasus-kasus perbudakan modern yang dialami oleh para anak buah kapal (ABK) asal Indonesia di kapal-kapal ikan berbendera Cina. TEMPO/Muhammad Hidayat

Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) melakukan aksi di depan Kedutaan Besar Republik Rakyat Cina, Jakarta, Kamis, 17 Desember 2020. Aksi ini juga dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Buruh Migran Sedunia. TEMPO/Muhammad Hidayat

Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) melakukan aksi di depan Kedutaan Besar Republik Rakyat Cina, Jakarta, Kamis, 17 Desember 2020. Aksi tersebut bertujuan mendorong pemerintah China segera melakukan penanganan serius terhadap dugaan kasus-kasus perbudakan modern yang dialami oleh para anak buah kapal (ABK) asal Indonesia di kapal-kapal ikan berbendera Cina. TEMPO/Muhammad Hidayat

Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) melakukan aksi di depan Kedutaan Besar Republik Rakyat Cina, Jakarta, Kamis, 17 Desember 2020. Aksi ini juga dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Buruh Migran Sedunia. EMPO/Muhammad Hidayat

Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) melakukan aksi di depan Kedutaan Besar Republik Rakyat Cina, Jakarta, Kamis, 17 Desember 2020. Aksi ini juga dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Buruh Migran Sedunia. TEMPO/Muhammad Hidayat

Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) melakukan aksi di depan Kedutaan Besar Republik Rakyat Cina, Jakarta, Kamis, 17 Desember 2020. Aksi tersebut bertujuan mendorong pemerintah China segera melakukan penanganan serius terhadap dugaan kasus-kasus perbudakan modern yang dialami oleh para anak buah kapal (ABK) asal Indonesia di kapal-kapal ikan berbendera Cina. TEMPO/Muhammad Hidayat