Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (kiri) meniup kantong nafas untuk dites dengan GeNose C19 disaksikan Menristek Bambang Brodjonegoro di Gedung Binagraha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 4 Januari 2021. Kementerian Riset dan Teknologi menghibahkan satu unit pendeteksi virus corona, GeNose C19 kepada Kantor Staf Kepresidenan. ANTARA/Sigid Kurniawan

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (kanan) menyambungkan kantong nafasnya dengan GeNose C19 di Gedung Binagraha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 4 Januari 2021. GeNose C19 merupakan karya tim peneliti UGM yang berfungsi untuk screening Covid-19. ANTARA/Sigid Kurniawan

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (kiri) menunjukkan kantong nafasnya untuk dites dengan GeNose C19 disaksikan Menristek Bambang Brodjonegoro (tengah) dan Kepala Produksi Konsorsium GeNos C19 Eko Fajar Prasetyo di Gedung Binagraha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 4 Januari 2021. ANTARA/Sigid Kurniawan

Petugas mengoperasikan alat deteksi dini COVID-19 bernama GeNose C19 di Gedung Binagraha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 4 Januari 2021. Satu unit GeNose C19 yang dihibahkan ke Kantor Staf Kepresidenan bertujuan untuk membantu screening Covid-19 di lembaga negara tersebut. ANTARA/Sigid Kurniawan

Seorang wartawan meniup kantong nafas sebelum diuji dengan GeNos C19 di Gedung Binagraha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 4 Januari 2021. Alat deteksi dini Covid-19 ini telah mendapatkan izin edar. ANTARA/Sigid Kurniawan

Menristek Bambang Brodjonegoro (kiri) menyerahkan alat deteksi dini COVID-19 bernama GeNose C19 kepada Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (tengah) disaksikan Kepala Produksi Konsorsium GeNos C19 Eko Fajar Prasetyo di Gedung Binagraha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 4 Januari 2021. ANTARA/Sigid Kurniawan