Wujud Drone dari Daun Nanas Buatan Peneliti Malaysia

Wujud drone yang terbuat dari daun nanas di Jenjarom, Malaysia, 12 Desember 2020. Peneliti Malaysia telah mengembangkan metode untuk mengubah serat yang ditemukan dalam daun nanas untuk membuat bahan yang kuat untuk membangun kerangka pesawat tanpa awak atau drone. REUTERS/Lim Huey Teng
Wujud drone yang terbuat dari daun nanas di Jenjarom, Malaysia, 12 Desember 2020. Peneliti Malaysia telah mengembangkan metode untuk mengubah serat yang ditemukan dalam daun nanas untuk membuat bahan yang kuat untuk membangun kerangka pesawat tanpa awak atau drone. REUTERS/Lim Huey Teng

6 Januari 2021 00:00 WIB

Profesor Mohamed Thariq dari Universitas Putra Malaysia menunjukkan drone buatannya dan bahan baku daun nanas, di Jenjarom, Malaysia, 12 Desember 2020. Prototipe drone yang dibuat dari daun nanas itu telah mampu terbang hingga ketinggian sekitar 1.000 meter dan tetap di udara selama sekitar 20 menit. REUTERS/Lim Huey Teng
Profesor Mohamed Thariq dari Universitas Putra Malaysia menunjukkan drone buatannya dan bahan baku daun nanas, di Jenjarom, Malaysia, 12 Desember 2020. Prototipe drone yang dibuat dari daun nanas itu telah mampu terbang hingga ketinggian sekitar 1.000 meter dan tetap di udara selama sekitar 20 menit. REUTERS/Lim Huey Teng

6 Januari 2021 00:00 WIB

Seorang mahasiswa menunjukkan serat nanas sebagai bahan baku pembuatan drone di workshop di Universitas Putra Malaysia, Serdang, Malaysia, 15 Desember 2020. Profesor Mohamed Thariq mengatakan drone yang terbuat dari bahan bio-komposit memiliki rasio kekuatan-terhadap-berat yang lebih tinggi daripada yang terbuat dari serat sintetis, dan juga lebih murah, lebih ringan, dan lebih mudah untuk dibuang. REUTERS/Lim Huey Teng
Seorang mahasiswa menunjukkan serat nanas sebagai bahan baku pembuatan drone di workshop di Universitas Putra Malaysia, Serdang, Malaysia, 15 Desember 2020. Profesor Mohamed Thariq mengatakan drone yang terbuat dari bahan bio-komposit memiliki rasio kekuatan-terhadap-berat yang lebih tinggi daripada yang terbuat dari serat sintetis, dan juga lebih murah, lebih ringan, dan lebih mudah untuk dibuang. REUTERS/Lim Huey Teng

6 Januari 2021 00:00 WIB

Petani memanen nanas dan daunnya untuk dijadikan bahan baku pembuatan drone, di Jenjarom, Malaysia, 12 Desember 2020.  Karena menggunakan bahan ramah lingkungan, jika rusak, drone dari daun nanas ini dapat dikubur di tanah dan akan terurai dalam dua minggu. REUTERS/Lim Huey Teng
Petani memanen nanas dan daunnya untuk dijadikan bahan baku pembuatan drone, di Jenjarom, Malaysia, 12 Desember 2020. Karena menggunakan bahan ramah lingkungan, jika rusak, drone dari daun nanas ini dapat dikubur di tanah dan akan terurai dalam dua minggu. REUTERS/Lim Huey Teng

6 Januari 2021 00:00 WIB