Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meninggalkan Balai Kota Among Tani, usai melakukan penggeledahan di ruangan Wali Kota Batu, dan Dinas Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah Kota Batu, Jumat 8 Januari 2021. (ANTARA/Vicki Febrianto)

Polisi berjaga di depan ruang kerja Wali Kota Batu saat penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan penggeledahan di Balai Kota Among Tani, Batu, Jawa Timur, Jumat 8 Januari 2021. Penggeledahan yang juga dilakukan di sejumlah ruang kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut terkait penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi gratifikasi di lingkungan Pemkot Batu kurun waktu 2011-2017. ANTARA FOTO/Sena Prabowo

Sejumlah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi membawa koper berisi berkas dan dokumen usai melakukan penggeledahan di ruang kerja Wali Kota Batu, Jawa Timur, Jumat 8 Januari 2021. Penggeledahan yang juga dilakukan di sejumlah ruang kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut terkait penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi gratifikasi di lingkungan Pemkot Batu kurun waktu 2011-2017. ANTARA FOTO/Sena Prabowo

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi membawa koper berisi berkas dan dokumen usai melakukan penggeledahan di ruang kerja Wali Kota Batu, Jawa Timur, Jumat 8 Januari 2021. Penggeledahan yang juga dilakukan di sejumlah ruang kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut terkait penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi gratifikasi di lingkungan Pemkot Batu kurun waktu 2011-2017. ANTARA FOTO/Sena Prabowo

Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) (kanan) keluar dari Dinas Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah Kota Batu, di Gedung Balai Kota Among Tani, Jumat 8 Januari 2021. (ANTARA/Vicki Febrianto)

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko berjalan menuju ruang kerjanya di lantai lima Balai Kota Among Tani Kota Batu, Jawa Timur, Jumat 8 Januari 2021. ANTARA/Vicki Febrianto