Sebuah drone Karrar diluncurkan selama latihan tempur drone skala besar Angkatan Darat Republik Islam Iran, di Semnan, Iran 6 Januari 2021. Sebagai drone target, Karrar digunakan untuk melatih awak pertahanan udara dengan mensimulasikan target udara. Iranian Army/WANA (West Asia News Agency)/Handout via REUTERS

Sebuah drone Karrar diluncurkan selama latihan tempur drone skala besar Angkatan Darat Republik Islam Iran, di Semnan, Iran 6 Januari 2021. Pejabat Iran mengatakan bahwa drone ini memiliki kemampuan pengawasan, tetapi Karrar tidak memiliki sensor EO / IR yang terlihat. Dan Karrar diyakini memiliki sistem autopilot dengan panduan INS dan / atau GPS , dan mungkin juga memiliki kemampuan mengikuti medan. Iranian Army/WANA (West Asia News Agency)/Handout via REUTERS

Sebuah rudal Azarakhsh ditembakkan dari Drone Karrar selama latihan tempur drone skala besar Angkatan Darat Republik Islam Iran, di Semnan, Iran 6 Januari 2021. Iranian Army/WANA (West Asia News Agency)/Handout via REUTERS

Sebuah drone Karrar diluncurkan selama latihan tempur drone skala besar Tentara Republik Islam Iran, di Semnan, Iran 4 Januari 2021. Drone Karrar yang mampu menghancurkan target di permukaan itu, juga dilengkapi bom seberat 250 kilogram, MK-82. Iranian Army/WANA (West Asia News Agency)/Handout via REUTERS

Sebuah drone Karrar diluncurkan selama latihan tempur drone skala besar Tentara Republik Islam Iran, di Semnan, Iran 4 Januari 2021. Pakar militer dengan cepat mencatat bahwa Karrar memiliki kemiripan yang jelas dengan drone target Beechcraft MQM-107 Streaker AS yang dirancang pada tahun 1970-an dan diekspor ke Iran sebelum revolusi Iran. Iranian Army/WANA (West Asia News Agency)/Handout via REUTERS