Seorang tenaga kesehatan memeriksa spesimen COVID-19 pada peresmian Laboratorium Biomolekuler di UPTD Dinas Kesehatan, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa 19 Januari 2021. Pemerintah Kota Tasikmalaya menggratiskan layanan pemeriksaan menggunakan alat tes diagnostik cepat maupun pemeriksaan spesimen usap guna mencegah penularan COVID-19 dan Laboratorium Biomolekuler itu mampu memeriksa 94 sampel per hari. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

Seorang tenaga kesehatan memeriksa spesimen COVID-19 pada peresmian Laboratorium Biomolekuler di UPTD Dinas Kesehatan, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa 19 Januari 2021. Pemerintah Kota Tasikmalaya menggratiskan layanan pemeriksaan menggunakan alat tes diagnostik cepat maupun pemeriksaan spesimen usap guna mencegah penularan COVID-19 dan Laboratorium Biomolekuler itu mampu memeriksa 94 sampel per hari. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

Dua orang tenaga kesehatan bekerja di Laboratorium Biomolekuler di UPTD Dinas Kesehatan, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa 19 Januari 2021. Pemerintah Kota Tasikmalaya menggratiskan layanan pemeriksaan menggunakan alat tes diagnostik cepat maupun pemeriksaan spesimen usap guna mencegah penularan COVID-19 dan Laboratorium Biomolekuler itu mampu memeriksa 94 sampel per hari. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

Seorang tenaga kesehatan memantau lewat monitor saat rekan kerja memeriksa spesimen COVID-19 pada peresmian Laboratorium Biomolekuler di UPTD Dinas Kesehatan, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa 19 Januari 2021. Pemerintah Kota Tasikmalaya menggratiskan layanan pemeriksaan menggunakan alat tes diagnostik cepat maupun pemeriksaan spesimen usap guna mencegah penularan COVID-19 dan Laboratorium Biomolekuler itu mampu memeriksa 94 sampel per hari. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

Seorang tenaga kesehatan duduk meluruskan kakinya usai memeriksa spesimen COVID-19 pada peresmian Laboratorium Biomolekuler di UPTD Dinas Kesehatan, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa 19 Januari 2021. Pemerintah Kota Tasikmalaya menggratiskan layanan pemeriksaan menggunakan alat tes diagnostik cepat maupun pemeriksaan spesimen usap guna mencegah penularan COVID-19 dan Laboratorium Biomolekuler itu mampu memeriksa 94 sampel per hari. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi