Bocah Palestina Ahmed Al-Deeb, yang mengalami luka bakar parah di wajah, dipasangi masker wajah transparan 3D, di klinik Medecins Sans Frontieres (MSF) di Kota Gaza 8 Februari 2021. REUTERS/Mohammed Salem

Fisioterapis memasang masker transparan 3D pada wajah bocah Palestina Ahmed Al-Deeb, yang mengalami luka bakar parah di wajah, di klinik Medecins Sans Frontieres (MSF) di Kota Gaza 8 Februari 2021. REUTERS/Mohammed Salem

Seorang fisioterapis bersiap untuk memasang masker transparan 3D pada wajah bocah Palestina Ahmed Al-Deeb, yang mengalami luka bakar parah di wajah, di klinik Medecins Sans Frontieres (MSF) di Kota Gaza 8 Februari 2021. REUTERS/Mohammed Salem

Seorang fisioterapis memindai wajah bocah Palestina Ahmed Al-Deeb, yang mengalami luka bakar parah di wajah, untuk memberinya masker wajah transparan 3D, di klinik Medecins Sans Frontieres (MSF) di Kota Gaza 8 Februari 2021. REUTERS/Mohammed Salem

Bocah Palestina Ahmed Al-Deeb, yang mengalami luka bakar parah di wajah, menunggu untuk dipasangi masker wajah transparan 3D, di klinik Medecins Sans Frontieres (MSF) di Kota Gaza 8 Februari 2021. REUTERS/Mohammed Salem

Seorang fisioterapis bekerja di laptop saat ia merancang masker wajah transparan 3D untuk anak laki-laki Palestina Ahmed Al-Deeb, yang mengalami luka bakar parah di wajah, di klinik Medecins Sans Frontieres (MSF) di Kota Gaza 8 Februari 2021. REUTERS/Mohammed Salem