Vitoria Bueno, penari berusia 16 tahun yang tidak memiliki lengan, belajar menari di akademi balet Andrea Falsarella di Santa Rita do Sapucai, Brasil, 6 Februari 2021. Terlahir tanpa lengan, tidak membuat impian Bueno untuk menjadi seorang penari pupus. REUTERS/Ueslei Marcelino

Vitoria Bueno, penari berusia 16 tahun yang tidak memiliki lengan, tampil di atas panggung di Santa Rita do Sapucai, Brasil, 5 Februari 2021. Bueno ikut berlatik di akademi balet Andrea Falsarella sejak berumur lima tahun. REUTERS/Ueslei Marcelino

Vitoria Bueno, penari berusia 16 tahun yang tidak memiliki lengan, melakukan pemanasan sebelum tampil di atas panggung di Santa Rita do Sapucai, Brasil, 5 Februari 2021. Dengan lebih dari 150.000 pengikut Instagram (@vihb_bailarina), Bueno senang menjadi panutan bagi orang lain juga. REUTERS/Ueslei Marcelino

Vitoria Bueno, penari berusia 16 tahun yang kondisi genetiknya tidak memiliki lengan, menggosok gigi di rumahnya di Santa Rita do Sapucai, Brasil, 6 Februari 2021. REUTERS/Ueslei Marcelino

Vitoria Bueno, penari berusia 16 tahun yang kondisi genetiknya tidak memiliki lengan, berbincang dengan teman-temannya melalui ponsel di rumahnya di Santa Rita do Sapucai, Brasil, 6 Februari 2021. REUTERS/Ueslei Marcelino

Vitoria Bueno, penari berusia 16 tahun yang kondisi genetiknya tidak memiliki lengan, berpose untuk difoto setelah tampil di atas panggung di Teater Inatel di Santa Rita do Sapucai, Brasil, 5 Februari 2021. REUTERS/Ueslei Marcelino