Aktivis Femen membentangkan poster saat berdemonstrasi melawan kandidat partai sayap kanan Vox Ignacio Garriga, ketika pemilihan daerah di tengah pandemi COVID-19 di Barcelona, Spanyol, 14 Februari 2021. REUTERS/Albert Gea

Petugas polisi Mossos d'Esquadra menahan aktivis Femen yang berdemonstrasi melawan kandidat partai sayap kanan Vox Ignacio Garriga, saat pemilihan daerah di tengah pandemi COVID-19 di Barcelona, Spanyol, 14 Februari 2021. REUTERS/Albert Gea

Petugas polisi Mossos d'Esquadra berusaha menahan aktivis Femen yang berdemonstrasi melawan kandidat partai sayap kanan Vox Ignacio Garriga, saat pemilihan daerah di tengah pandemi COVID-19 di Barcelona, Spanyol, 14 Februari 2021. REUTERS/Albert Gea

Petugas polisi Mossos d'Esquadra menahan aktivis Femen yang berdemonstrasi melawan kandidat partai sayap kanan Vox Ignacio Garriga, saat pemilihan daerah di tengah pandemi COVID-19 di Barcelona, Spanyol, 14 Februari 2021. REUTERS/Albert Gea

Petugas polisi Mossos d'Esquadra menahan aktivis Femen yang berdemonstrasi melawan kandidat partai sayap kanan Vox Ignacio Garriga, saat pemilihan daerah di tengah pandemi COVID-19 di Barcelona, Spanyol, 14 Februari 2021. REUTERS/Albert Gea

Petugas polisi Mossos d'Esquadra berusaha memasukan aktivis Femen ke dalam mobil saat berdemonstrasi melawan kandidat partai sayap kanan Vox Ignacio Garriga, ketika pemilihan daerah di tengah pandemi COVID-19 di Barcelona, Spanyol, 14 Februari 2021. REUTERS/Albert Gea