Penyanyi rap Pablo Hasel saat berada di dalam pastoran Universitas Lleida setelah dia dijatuhi hukuman penjara atas tuduhan mengagungkan terorisme dan menghina Kerajaan Spanyol dan lembaga negara, di Lleida, Spanyol 15 Februari 2021. REUTERS/Lorena Sopena

Seorang demonstran yang mendukung penyanyi rap Pablo Hasel menggunakan meja untuk memasang barikade di depan pintu masuk gedung Universitas Lleida setelah Hasel dijatuhi hukuman penjara atas tuduhan mengagungkan terorisme dan menghina Kerajaan Spanyol dan lembaga negara, di Lleida, Spanyol 15 Februari 2021. Menghindari hukuman penjara, Pablo Hasel mengurung diri di dalam gedung Universitas Lleida. REUTERS/Lorena Sopena

Seorang demonstran yang mendukung penyanyi rap Pablo Hasel menggunakan rantai untuk memasang barikade di depan pintu masuk gedung Universitas Lleida di Lleida, Spanyol 15 Februari 2021. Penyanyi rap yang bernama asli Pablo Rivadulla Duro bersama sekitar 20 pendukungnya menggunakan rantai dengan gembok untuk menutup pintu masuk utama ke salah satu gedung universitas Lleida di wilayah Catalunya tempat mereka berlindung. Polisi belum muncul. REUTERS/Lorena Sopena

Demonstran yang mendukung penyanyi rap Pablo Hasel menggunakan bangku dan meja untuk memasang barikade di depan pintu masuk gedung Universitas Lleida di Lleida, Spanyol 15 Februari 2021. Hasel dijatuhi hukuman karena tweet dan lagu yang dia posting pada 2014 dan 2016 mengkritik keluarga kerajaan Spanyol dan memuji kelompok ekstremis bersenjata Spanyol. REUTERS/Lorena Sopena

Demonstran yang mendukung penyanyi rap Pablo Hasel menggunakan bangku dan meja untuk memasang barikade di depan pintu masuk gedung Universitas Lleida di Lleida, Spanyol 15 Februari 2021. REUTERS/Lorena Sopena

Demonstran yang mendukung penyanyi rap Pablo Hasel menggunakan bangku dan meja untuk memasang barikade di depan pintu masuk gedung Universitas Lleida di Lleida, Spanyol 15 Februari 2021. REUTERS/Lorena Sopena