Wujud mumi Raja Mesir Kuno, Seqenenre Taa II. Dalam jurnal Frontiers of Medicine, ilmuwan Mesir mengungkapkan penyebab kematian Firaun Seqenenre Taa II setelah melakukan CT scan pada mumi berusia lebih dari 3.600 tahun tersebut. The Egyptian Ministry of Antiquities/Handout via REUTERS

Dari hasil CT scan, ilmuwan mengetahui bahwa Firaun Seqenenre Taa II tewas secara brutal di medan perang. Ilmuwan memperkirakan bawha firaun itu mungkin telah dibantai oleh para penyerang yang bersenjatakan belati, kapak, dan tombak. The Egyptian Ministry of Antiquities/Handout via REUTERS

Gambar yang dirilis Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir pada 17 Februari 2021 menunjukkan hasil pemindai 3D pada kepala Seqenenre Taa II. Jasad firaun itu ditemukan pada akhir abad ke-19 dan memiliki luka yang terlihat jelas di wajahnya. The Egyptian Ministry of Antiquities/Handout via REUTERS

Ahli Mesir Kuno, Zahi Hawass mengamati kondisi mumi Firaun Seqenenre Taa II. Hasil studi mengungkapkan pemindaian tulang yang menunjukkan bahwa Seqenenre Tao II berusia sekitar 40 tahun ketika meninggal. The Egyptian Ministry of Antiquities/Handout via REUTERS