Petani anggur yang tergabung dalam Komunitas Anggur Kebun Imut Sinakal memeriksa buah anggur di Kebun Imut Sinakal, Kawasan Malakasari, Duren Sawit, Jakarta, Selasa, 23 Februari 2021. Kebun anggur yang dikelola secara swadaya oleh Komunitas Anggur Jakarta itu membudidayakan 90 jenis anggur menggunakan sistem grafting dengan pemanfaatan madu sebagai Zat Perangsang Tanaman (ZPT) pertumbuhan akar. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

Petani anggur yang tergabung dalam Komunitas Anggur Kebun Imut Sinakal memeriksa buah anggur di Kebun Imut Sinakal, Kawasan Malakasari, Duren Sawit, Jakarta, Selasa, 23 Februari 2021. Kebun seluas 400 meter itu terbuka untuk warga yang ingin mencoba hasil buah tersebut dan menjual berbagai jenis bibit mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 2 juta untuk warga yang ingin belajar budidaya anggur di Ibu Kota. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

Petani anggur yang tergabung dalam Komunitas Anggur Kebun Imut Sinakal di Kebun Imut Sinakal, Kawasan Malakasari, Duren Sawit, Jakarta, Selasa, 23 Februari 2021. Kebun anggur yang dikelola secara swadaya oleh Komunitas Anggur Jakarta itu membudidayakan 90 jenis anggur menggunakan sistem grafting dengan pemanfaatan madu sebagai Zat Perangsang Tanaman (ZPT) pertumbuhan akar. Kebun seluas 400 meter itu terbuka untuk warga yang ingin mencoba hasil buah tersebut dan menjual berbagai jenis bibit mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 2 juta untuk warga yang ingin belajar budidaya anggur di Ibu Kota. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

Petani anggur yang tergabung dalam Komunitas Anggur Kebun Imut Sinakal di Kebun Imut Sinakal, Kawasan Malakasari, Duren Sawit, Jakarta, Selasa, 23 Februari 2021. Kebun anggur yang dikelola secara swadaya oleh Komunitas Anggur Jakarta itu membudidayakan 90 jenis anggur menggunakan sistem grafting dengan pemanfaatan madu sebagai Zat Perangsang Tanaman (ZPT) pertumbuhan akar. Kebun seluas 400 meter itu terbuka untuk warga yang ingin mencoba hasil buah tersebut dan menjual berbagai jenis bibit mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 2 juta untuk warga yang ingin belajar budidaya anggur di Ibu Kota. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

Petani anggur yang tergabung dalam Komunitas Anggur Kebun Imut Sinakal memeriksa buah anggur di Kebun Imut Sinakal, Kawasan Malakasari, Duren Sawit, Jakarta, Selasa, 23 Februari 2021. Kebun anggur yang dikelola secara swadaya oleh Komunitas Anggur Jakarta itu membudidayakan 90 jenis anggur menggunakan sistem grafting dengan pemanfaatan madu sebagai Zat Perangsang Tanaman (ZPT) pertumbuhan akar. Kebun seluas 400 meter itu terbuka untuk warga yang ingin mencoba hasil buah tersebut dan menjual berbagai jenis bibit mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 2 juta untuk warga yang ingin belajar budidaya anggur di Ibu Kota. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

Petani anggur yang tergabung dalam Komunitas Anggur Kebun Imut Sinakal memeriksa buah anggur di Kebun Imut Sinakal, Kawasan Malakasari, Duren Sawit, Jakarta, Selasa, 23 Februari 2021. Kebun anggur yang dikelola secara swadaya oleh Komunitas Anggur Jakarta itu membudidayakan 90 jenis anggur menggunakan sistem grafting dengan pemanfaatan madu sebagai Zat Perangsang Tanaman (ZPT) pertumbuhan akar. Kebun seluas 400 meter itu terbuka untuk warga yang ingin mencoba hasil buah tersebut dan menjual berbagai jenis bibit mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 2 juta untuk warga yang ingin belajar budidaya anggur di Ibu Kota. TEMPO / Hilman Fathurrahman W