Foto udara perumahan warga terendam banjir di Tirto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat, 26 Februari 2021. Akibat banjir dengan ketinggian air antara 30-50 cm, pengungsi per 25 Februari sebanyak 2.931 orang. ANTARA/Harviyan Perdana Putra

Warga mendorong sepedanya melewati genangan banjir di Tirto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat, 26 Februari 2021. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan, banjir masih menggenangi sejumlah wilayah di Utara Kabupaten Pekalongan sejak ditetapkannya tanggap darurat bencana banjir pada 6 Februari dengan ketinggian air antara 30-50 cm. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra

Perajin menjemur kain dasar batik di salah satu rumah perajin batik yang terendam banjir di Tirto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat, 26 Februari 2021. Sejak tiga minggu yang lalu wilayah daerah tersebut terendam banjir dengan ketinggian hingga 50 centimeter dan berdampak pada aktifitas perekonomian perajin batik. ANTARA/Harviyan Perdana Putra

Foto udara perumahan warga terendam banjir Tirto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat, 26 Februari 2021. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan, banjir masih menggenangi sejumlah wilayah di Utara Kabupaten Pekalongan sejak ditetapkannya tanggap darurat bencana banjir pada 6 Februari. ANTARA/Harviyan Perdana Putra

Warga mendorong sepedanya melewati genangan banjir di Tirto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat, 26 Februari 2021. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan, banjir masih menggenangi sejumlah wilayah di Utara Kabupaten Pekalongan sejak ditetapkannya tanggap darurat bencana banjir pada 6 Februari dengan ketinggian air antara 30-50 cm. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra

Perajin menjemur kain dasar batik di salah satu rumah perajin batik yang terendam banjir di Tirto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat, 26 Februari 2021. Sejak tiga minggu yang lalu wilayah daerah tersebut terendam banjir dengan ketinggian hingga 50 centimeter dan berdampak pada aktifitas perekonomian perajin batik. ANTARA/Harviyan Perdana Putra