Nancy Van Der Stracten, 75 tahun yang menderita penyakit Parkinson, berlatih tinju bersama pelatihnya Muhammed Ali Kardas di sebuah klub tinju di Antalya, Turki, 26 Februari 2021. Van Der Stracten yang berusia 75 tahun melakukan olahraga tinju untuk gejala penyakit Parkinsonnya yang parah. REUTERS/Umit Bektas

Nancy Van Der Stracten, 75 tahun yang menderita penyakit Parkinson, memukul samsak saat berlatih tinjudi sebuah klub tinju di Antalya, Turki, 26 Februari 2021. Van Der Stracten telah enam tahun didiagnosis penyakit Parkinson. REUTERS/Umit Bektas

Nancy Van Der Stracten, 75 tahun yang menderita penyakit Parkinson, berlatih tinju bersama pelatihnya Muhammed Ali Kardas di sebuah klub tinju di Antalya, Turki, 26 Februari 2021. Nancy Van Der Stracten yang memiliki 8 anak membuat orang bingung karena di usia 75 tahun dirinya aktif latihan tinju. REUTERS/Umit Bektas

Nancy Van Der Stracten, 75 tahun yang menderita penyakit Parkinson, berlatih tinju bersama pelatihnya Muhammed Ali Kardas di sebuah klub tinju di Antalya, Turki, 26 Februari 2021. REUTERS/Umit Bektas

Nancy Van Der Stracten, 75 tahun yang menderita penyakit Parkinson, berbincang bersama pelatihnya Muhammed Ali Kardas usai latihan tinju di sebuah klub tinju di Antalya, Turki, 26 Februari 2021. REUTERS/Umit Bektas

Nancy Van Der Stracten, 75 tahun yang menderita penyakit Parkinson, berpose saat akan mulai latihan tinju di sebuah klub tinju di Antalya, Turki, 26 Februari 2021. REUTERS/Umit Bektas