Aliran lava terlihat saat letusan gunung berapi di Fagradalsfjall, Reykjanes, Islandia, 19 Maret 2021. Sebuah gunung berapi di dekat Ibu Kota Islandia, Reykjavik, meletus pada Jumat (19/3) malam waktu setempat. Gunung itu menyemburkan lava tinggi ke langit, diiringi ribuan gempa bumi kecil dalam beberapa minggu terakhir. Mandatory credit VF.IS/via REUTERS

Aliran lava terlihat saat letusan gunung berapi di Fagradalsfjall, Reykjanes, Islandia, 19 Maret 2021. Sekitar empat jam setelah letusan awal yang terjadi pukul 20.45 waktu setempat, lahar mulai menutupi sekitar 1 km persegi atau sekitar 200 lapangan sepak bola. Mandatory credit VF.IS/via REUTERS

Aliran lava terlihat saat letusan gunung berapi di Fagradalsfjall, Reykjanes, Islandia, 19 Maret 2021 Dalam empat minggu terakhir, lebih dari 40 ribu gempa bumi dengan berbagai kekuatan terjadi di semenanjung tersebut. Kantor Meteorologi Islandia memastikan letusan ini tidak menimbulkan bahaya langsung kepada penduduk sekitar. Mandatory credit VF.IS/via REUTERS

Aliran lava terlihat saat letusan gunung berapi di Fagradalsfjall, Reykjanes, Islandia, 19 Maret 2021. Imbas dari gunung meletus ini tidak membuat Bandara Keflavik internasional Reykjavik ditutup. Tetapi setiap maskapai harus memutuskan apakah mereka tetap ingin terbang atau tidak. Begitu juga waktu kedatangan dan keberangkatan di situs bandara tidak menunjukkan gangguan. Mandatory credit VF.IS/via REUTERS

Aliran lava terlihat saat letusan gunung berapi di Fagradalsfjall, Reykjanes, Islandia, 19 Maret 2021. Imbas dari gunung meletus ini tidak membuat Bandara Keflavik internasional Reykjavik ditutup. Tetapi setiap maskapai harus memutuskan apakah mereka tetap ingin terbang atau tidak. Begitu juga waktu kedatangan dan keberangkatan di situs bandara tidak menunjukkan gangguan. Mandatory credit VF.IS/via REUTERS