Militer Amerika Serikat mengembangkan kacamata atau gogles yang dapat 'menembus' tembok pertahanan kendaraan tempur. Goggle Integrated Visual Augmentation System (IVAS) didesain untuk perang jarak dekat. Foto : US Army

Kacamata atau goggle IVAS menggunakan sistem yang terintegrasi ke dalam platform menggunakan World View, 360 derajat, dan lainnya. Goggle ini mengakses suplai data dari kamera-kamera yang bisa bergerak ke segala arah (omnidirection) yang terpasang di bagian luar kendaraan-kendaraan tempur. Foto : US Army

Angkatan Darat Amerika mendesain goggle IVAS untuk beraksi sama seperti heads-up displays (HUD) di jet-jet tempur. Informasi yang diproyeksikan di layar atau lensanya termasuk peta, video, dan kemampuan penglihatan malam (night vision). Foto : US Army

Kacamata atau goggles Ivas memungkinkan pasukan melihat hologram saat berada dalam pertempuran. Gogles IVAS juga bisa mengakses kamera mikrodrone yang diterbangkan ke sebuah lokasi konflik. Foto : US Army

Goggle Integrated Visual Augmentation System (IVAS) dibubuat dengan platform Hololens 2 dari Micorosoft, sebanyak 40 ribu ribu goggle senilai 1,1 miliar US Dollar atau sekkitar lebih dari Rp 15 triliun. Foto : US Army