Pemandangan Civita di Bagnoregio, sebuah kota di Provinsi Viterbo yang dikenal sebagai `Kota Mati` di Italia Tengah, 24 Maret 2021. Civita di Bagnoregio dibangun pada zaman peradaban Etruscans sekitar 2.500 tahun yang lalu. REUTERS/Guglielmo Mangiapane

Seorang warga menyapa setiap orang yang berada di Civita di Bagnoregio, yang dikenal sebagai `Kota Hantu` di Italia Tengah, 24 Maret 2021. Civita disebut sebagai kota hantu karena kota ini hanya memiliki jumlah penduduk tetap sebanyak 10 orang. REUTERS/Guglielmo Mangiapane

Sebuah ekstensometer yang digunakan untuk memantau keefektifan tindakan yang dilakukan warga di Civita di Bagnoregio di Italia Tengah, 24 Maret 2021. Civita terletak di atas bukit dari lapisan batu vulkanik khas Italia tengah yang terbentuk setelah letusan gunung berapi beberapa ribuan tahun yang lalu. REUTERS/Guglielmo Mangiapane

Walikota Civita di Bagnoregio, Luca Profili, berjalan-jalan di Civita di Bagnoregio, di Italia Tengah, 24 Maret 2021. Akibat gempa bumi, erosi dan longsor pada beberapa dekade lalu membuat kota Civita tidak memiliki fasilitas umum karena tutup dan ditinggalkan pemiliknya. REUTERS/Guglielmo Mangiapane

Seorang bocah berlari di atas jembatan yang menghubungkan kota Civita di Bagnoregio, di Italia Tengah, 24 Maret 2021. Akses menuju ke kota Civita hanya dapat dilalui dengan berjalan di atas jembatan sepanjang 300 meter. REUTERS/Guglielmo Mangiapane

Sebuah restauran tutup di kota Civita di Bagnoregio, di Italia Tengah, 24 Maret 2021. REUTERS/Guglielmo Mangiapane