Personel Penjaga Pantai Filipina berpatroli di dekat kapal Cina yang diyakini diawaki oleh personel milisi maritim Cina di Whitsun Reef, Laut Cina Selatan, dalam foto yang dipublikasi pada Kamis, 15 April 2021. Satgas pemerintah Filipina mengatakan kapal-kapal Cina dengan panjang sekitar 60 meter, dapat menangkap satu ton ikan dalam sehari. Philippine Coast Guard via REUTERS

Penjaga Pantai Filipina berpatroli di dekat kapal Cina yang diyakini diawaki oleh personel milisi maritim Cina di Whitsun Reef, Laut Cina Selatan, dalam foto yang dipublikasi oleh penjaga Pantai Filipina pada Kamis, 15 April 2021. Filipina kembali mengajukan protes diplomatik ke Cina pada hari Rabu setelah menuduh tetangga raksasanya melakukan penangkapan ikan ilegal. Philippine Coast Guard via REUTERS

Personel Penjaga Pantai Filipina berpatroli di dekat kapal Cina yang diyakini diawaki oleh personel milisi maritim Cina di Whitsun Reef, Laut Cina Selatan, dalam foto yang dipublikasi oleh penjaga Pantai Filipina pada Kamis, 15 April 2021. Filipina menuduh Cina telah mengumpulkan lebih dari 240 kapal di perairan teritorial negara Asia Tenggara itu. Philippine Coast Guard via REUTERS

Bendera Filipina berkibar di atas kapal Penjaga Pantai Filipina saat melakukan patroli di Whitsun Reef, Laut Cina Selatan, dalam foto yang dipublikasi pada 15 April 2021. Kehadiran lebih dari 200 kapal yang diyakini diawaki oleh milisi Cina di dalam zona ekonomi eksklusif 322 km disebut Filipina sebagai mengerumuni dan mengancam. Philippine Coast Guard via REUTERS

Kapal patroli Penjaga Pantai Filipina BRP Cabra (M), didampingi oleh dua kapal Biro Perikanan, terlihat berpatroli di Laut Cina Selatan dalam foto yang dipublikasikan 15 April dan diambil menurut sumber pada 13 atau 14 April , 2021. Whitsun Reef merupakan zona yang disengketakan di Laut Cina Selatan. Philippine Coast Guard / Handout via REUTERS