Drone Okhotnik atau Si Pemburu rencananya akan diterima oleh militer Rusia pada 2024. Drone serang berat Okhotnik Rusia yang dikembangkan oleh Biro Desain Sukhoi dapat dioperasikan di bawah kendali pilot jet tempur Su-57 generasi kelima. Foto : TASS

Pesawat Sukhoi Su-57 dan drone Okhotnik ini tidak hanya dapat berinteraksi satu sama lain, tetapi juga dalam berbagai jenis formasi tempur. Menurut Wakil Ketua Dewan Komisi Industri Militer Rusia Andrey Yelchaninov, "Dalam jangka waktu yang sangat singkat, akan ada kemungkinan untuk mengendalikan beberapa drone Okhotnik dari kokpit Su-57." dok. Kementerian Pertahanan Rusia

Drone Okhotnik dapat melakukan manuver di udara dalam mode otomatis pada ketinggian sekitar 1.600 meter dan penerbangannya berlangsung selama 30 menit. Drone Okhotnik memiliki bobot lepas landas 20 ton yang menggunakan mesin jet dan mampu mengembangkan kecepatan hingga 1.000 km per jam. TASS

Menurut data Kementerian Pertahanan Rusia, Okhotnik memiliki lapisan anti-radar dan dilengkapi dengan peralatan elektro-optik, radar, dan jenis pengintaian lainnya. TASS

Drone Okhotnik melakukan penerbangan perdananya pada 3 Agustus 2019, dan melakukan penerbangan bersama dengan jet tempur Su-57 generasi kelima pada 27 September 2019. TASS