Tenaga honorer petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok Sandi Butar Butar (kanan) didampingi kuasa hukum Razman Arif saat memenuhi panggilan penyidik di Polres Metro Depok, Jawa Barat, Senin, 26 April 2021. Pemeriksaan tersebut terkait kasus dugaan korupsi di Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok. TEMPO/M Taufan Rengganis

Tenaga honorer petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok Sandi Butar Butar didampingi kuasa hukum Razman Arif saat memenuhi panggilan penyidik di Polres Metro Depok, Jawa Barat, Senin, 26 April 2021. Sandi diperiksa selaku yang mengungkap dugaan korupsi di Dinas Damkar Kota Depok. TEMPO/M Taufan Rengganis

Tenaga honorer petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok Sandi Butar Butar didampingi kuasa hukum Razman Arif saat memenuhi panggilan penyidik di Polres Metro Depok, Jawa Barat, Senin, 26 April 2021. Dalam pemeriksaan ini, Sandi dan Razman dipanggil untuk melengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan penyidik terkait dugaan korupsi di Dinas Damkar Depok. ANTARA/Asprilla Dwi Adha

Kuasa Hukum Sandi Butar Butar, Razman Arif menyampaikan keterangan saat memenuhi panggilan penyidik di Polres Metro Depok, Jawa Barat, Senin, 26 April 2021. Sandi mengungkap dugaan korupsi di Dinas Damkar Depok terkait penggelembungan anggaran pengadaan sepatu pemadam kebakaran dan pakaian dinas lapangan (PDL) hingga Rp500 ribu per pasang. TEMPO/M Taufan Rengganis

Tenaga honorer petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok Sandi Butar Butar didampingi kuasa hukum Razman Arif saat memenuhi panggilan penyidik di Polres Metro Depok, Jawa Barat, Senin, 26 April 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis