Pesawat tempur Saab 37 Viggen atau dikenal Bolt milik Angkatan Udara Swedia mudah dikenali karena canard-nya yang sangat besar dan konfigurasi sayap delta-nya. Saab 37 Viggen memilik fungsi desain mesinnya yang tidak biasa dengan mengintegrasikan pembalik daya dorong ke dalam mesin Volvo untuk menjaga jarak pendaratan minimal. Aerocorner.com

Instruktur penerbangan Thomas Kolb menjelaskan, "Dengan Viggen, tiga "kelopak" logam segitiga di knalpot mesin dapat dilipat ke bawah oleh pilot yang menarik tuas berbentuk T di sisi kiri dasbor di kokpit. Ini kemudian akan mengarahkan seluruh aliran udara dari mesin ke depan melalui celah di sekitar bagian belakang badan pesawat." Sebuah jet biasanya didukung oleh propulsi udara ke belakang, mendorong pesawat ke depan. Aerocorner.com

Kolb melanjutkan: "Jika reversor Saab 37 Viggen diaktifkan dalam penerbangan, sistem akan dipersenjatai sehingga pelat reversor akan menutup secara otomatis segera setelah undercarriage utama dan hidung menjadi tertekan ketika menyentuh tanah. Dengan mendorong throttle ke depan dan menambah tenaga, pilot kemudian bisa membuat pesawat berhenti secara mengejutkan." Aerocorner.com

Inovasi reversor muncul karena kebijakan pertahanan Swedia, yang menyatakan bahwa jet harus dapat mendarat dalam jarak pendek dari ruang datar, seperti di bagian jalan, dalam keadaan darura, sehingga kini Saab 37 Viggen dilengkapi dengan inovasi tersebut. dudeupdate.com

Saab 37 Viggen yang mamapu terbang dengan kecepatan di atas Mach 2 di ketinggian yang dilengkapi sstem senjata yang mampu diusung JA37 terdiri dari kanon Oerlikon KCA 30mm dengan 150 butir amunisi satu-satunya pesawat yang mampu menandingi SR-71 Blackbird. Aerocorner.com